— PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) berhasil membukukan kinerja positif pada semester I-2026. Keberhasilan ini didorong oleh kontribusi lini usaha baru di bidang perdagangan dan pengolahan daging beku yang mulai memberikan hasil signifikan.

Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 327,35 miliar dan laba bersih sebesar Rp 2,50 miliar. Angka ini menandai titik balik penting dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana Perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 8,44 miliar.

Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk, Agus Suhada, menyatakan bahwa capaian ini membuktikan keberhasilan transformasi bisnis yang telah dijalankan sejak akhir 2025. Menurutnya, pengembangan lini usaha baru merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur bisnis dan menciptakan sumber pertumbuhan yang lebih beragam.

“Kami bersyukur langkah transformasi yang mulai dijalankan sejak akhir 2025 dapat memberikan hasil yang positif pada semester pertama tahun ini. Capaian ini menjadi pijakan bagi Perseroan untuk terus memperkuat fundamental usaha dan membangun pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Agus, Selasa (4/8/2026).

Peningkatan kinerja tersebut didukung oleh perkembangan bisnis perdagangan dan pengolahan daging beku yang menjadi fokus utama pengembangan usaha baru. Strategi diversifikasi ini tidak hanya berkontribusi terhadap pendapatan, tetapi juga meningkatkan profitabilitas Perseroan pada paruh pertama 2026.

Pengembangan bisnis baru ini didukung oleh jaringan pemasok dan pelanggan yang telah terbangun kuat, serta pengalaman manajemen yang mumpuni di industri daging. Kombinasi ini menjadi modal penting dalam menjalankan kegiatan usaha dan mempercepat pengembangan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan pasar.

“Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat. Pengalaman manajemen, jaringan usaha yang telah dimiliki, serta pengembangan bisnis secara bertahap menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam menciptakan pertumbuhan yang sehat,” kata Agus.

Manajemen optimistis tren positif ini akan terus berlanjut. Peningkatan penetrasi pasar, perluasan jaringan distribusi, serta pengembangan produk bernilai tambah diharapkan akan semakin memperkuat posisi bisnis TGUK dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar di masa mendatang.

Agus menambahkan, Perseroan akan terus menjaga momentum transformasi bisnis melalui penguatan fundamental usaha dan pengelolaan operasional yang disiplin. Keberlanjutan pertumbuhan tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari kemampuan Perseroan menciptakan profitabilitas yang konsisten dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Kami optimistis arah pengembangan usaha yang dijalankan saat ini dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan. Dengan memperkuat fundamental bisnis dan terus mengembangkan pasar, kami berharap dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Agus.