Detak Media — PT Toyota-Astra Motor (TAM) membuktikan ketangguhan New Toyota Hilux generasi kesembilan di medan berat melalui sesi test drive khusus off-road di kawasan Pagedangan, Tangerang. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yang bertujuan menunjukkan bahwa pikap tangguh ini tidak hanya mengandalkan mesin besar, tetapi juga didukung teknologi canggih untuk menghadapi berbagai rintangan.
Awak media berkesempatan menjajal langsung varian tertinggi, New Hilux Double Cabin 2.8 V 4×4 automatic, pada Selasa (4/8/2026). Lintasan yang disiapkan menyajikan beragam tantangan, mulai dari jalan tanah bergelombang, tanjakan terjal, turunan curam, lintasan miring (side slope), hingga jalur dengan artikulasi ekstrem.
Di bawah kap mesin, varian ini dibekali mesin diesel 2.800 cc VNT Intercooler berkode 1GD-FTV. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 204 PS dengan torsi maksimum 500 Nm. Besarnya torsi menjadi kekuatan utama saat menghadapi medan berat, terutama saat melewati tanjakan. Tenaga besar pada putaran rendah membuat mobil menanjak dengan mudah tanpa perlu putaran mesin tinggi. Perpindahan tenaga yang nyaman juga didukung oleh transmisi otomatis enam percepatan, memungkinkan pengemudi lebih fokus pada pengendalian arah kendaraan.
Sebelum memasuki lintasan berat, pengoperasian sistem penggerak dari mode 2H ke 4H dilakukan melalui kenop putar di konsol tengah. Proses yang sederhana ini memudahkan pengemudi menyesuaikan sistem penggerak sesuai kondisi jalan tanpa kerumitan.
Saat melintasi jalan tanah bergelombang, karakter konstruksi ladder frame khas pikap masih terasa dengan ayunan bodi. Namun, suspensi mampu menjaga kestabilan dan memastikan roda tetap memiliki kontak optimal dengan permukaan jalan.
Kemampuan jelajah New Hilux semakin optimal dengan peningkatan ground clearance menjadi 312 mm. Jarak terendah kendaraan yang tinggi ini memberikan keleluasaan saat melewati gundukan atau kontur jalan yang ekstrem, menjaga bagian bawah kendaraan tetap aman.
Fitur Hill Descent Control (HDC) terbukti sangat bermanfaat saat menghadapi turunan curam. Sistem ini secara otomatis menjaga kecepatan kendaraan saat menuruni medan berkemiringan tinggi, memungkinkan mobil bergerak perlahan dan stabil tanpa pengemudi terus menerus menginjak pedal rem. HDC mengatur pengereman pada setiap roda, menjaga mobil tetap terkendali, dan pengemudi hanya perlu mengarahkan kemudi. Fitur ini sangat membantu, terutama bagi pengemudi yang belum terbiasa dengan medan off-road, serta mengurangi risiko melaju terlalu cepat di lereng.
Selain itu, penggunaan Electronic Power Steering (EPS) membuat pengendalian kendaraan terasa lebih ringan, bahkan saat melewati jalur tanah dengan hambatan tinggi. Pengemudi tidak membutuhkan tenaga ekstra untuk mengendalikan kemudi.
Kemampuan off-road New Hilux juga diperkuat dengan fitur Rear Differential Lock. Teknologi ini bekerja efektif saat kendaraan menghadapi kondisi kehilangan traksi, terutama ketika salah satu roda belakang tidak mendapatkan cengkeraman optimal. Pada jalur dengan tingkat artikulasi tinggi, fitur ini menyalurkan tenaga agar kendaraan tetap mampu bergerak melewati hambatan, menjaga performa meski menghadapi permukaan jalan yang tidak rata.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.