— JAKARTA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyatakan ketertarikannya terhadap kiper Parma, Zion Suzuki. Namun, masalah harga menjadi kendala utama bagi klub berjuluk Si Nyonya Tua itu untuk mendatangkan pemain muda asal Jepang tersebut.

Juventus masih berupaya untuk meningkatkan kualitas lini penjaga gawang di bawah kepelatihan Spalletti. Sejauh ini, performa Michele Di Gregorio dan Mattia Perin dinilai belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi.

Zion Suzuki dinilai memiliki kriteria yang sesuai dengan yang dicari Spalletti. Akan tetapi, Juventus tampaknya harus menahan diri untuk memboyong kiper berusia 23 tahun itu karena mahalnya banderol yang dipasang.

“Saya sangat menyukai Suzuki, karena dia adalah seorang kiper dengan prospek yang bagus. Jika Anda melihat koran, dia dikaitkan dengan semua klub besar, tetapi saat ini harganya terlalu mahal, karena ada banyak komplikasi. Kita juga harus memperhitungkan pengeluaran kita,” ujar Spalletti seperti dikutip dari Football Italia.

Selain Suzuki, Juventus juga mengamati situasi Guglielmo Vicario. Kiper asal Italia ini dikabarkan tersingkir dari posisi utama di Tottenham Hotspur.

Spalletti menilai bahwa situasi Vicario perlu dicermati secara saksama. Keputusan Tottenham yang tidak lagi menempatkan Vicario sebagai kiper inti bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi Juventus.

“Vicario adalah seorang kiper berpengalaman yang sudah melewati beberapa situasi. Kita harus memahami mengapa klub seperti Tottenham memutuskan untuk tidak memasukkannya, evaluasi apa yang mereka lakukan,” tegas Spalletti.