Detak Media — Investasi pada pendidikan tinggi bertaraf internasional semakin diminati masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari antusiasme ribuan pengunjung yang memadati ajang Saudi Education Expo 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan, pada Sabtu (1/8/2026). Pameran pendidikan terbesar dari Kerajaan Arab Saudi di Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Gelaran ini menjadi momentum penting bagi calon mahasiswa dan orang tua yang ingin mencari peluang beasiswa studi luar negeri secara efisien dan terarah.
30 Kampus Unggulan Buka Akses Konsultasi Langsung
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 30 perguruan tinggi terkemuka hadir membuka stan (booth). Terdiri atas 19 kampus ikhwan (laki-laki) dan 11 kampus akhwat (perempuan), di antaranya King Fahd University of Petroleum and Minerals, Um Al-Qura University, dan King Saud University. Antrean pengunjung tampak mengular di berbagai stan kampus untuk menggali informasi syarat pendaftaran, alur seleksi, hingga tawaran beasiswa penuh (fully funded).
Ketua Pelaksana Saudi Education Expo 2026, Muhammad Habibul Muiz, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung sudah terasa sejak hari pertama pameran. “Kami ingin menyebarkan informasi beasiswa kuliah di Arab Saudi secara lebih masif. Selama ini, informasi beasiswa cenderung hanya beredar di lingkungan pondok pesantren. Padahal, peluangnya sangat terbuka luas. Antusiasme peserta luar biasa, kemarin jumlah pengunjung bahkan hampir menyentuh angka 6.000 orang,” ujarnya.
Fasilitas Lengkap: Dari Sesi IELTS hingga Kupas Tuntas Alur “Study in Saudi”
Guna memberikan nilai tambah bagi para pencari beasiswa, pameran ini tidak hanya menyediakan konsultasi tatap muka, tetapi juga menghadirkan rangkaian acara interaktif di main stage dan mini stage. Di Main Stage, disajikan pembahasan tuntas seputar alur pendaftaran resmi Study in Saudi. Sementara itu, Mini Stage menyelenggarakan sesi persiapan IELTS bekerja sama dengan IALF untuk menggembleng kesiapan bahasa calon pendaftar. Area pendukung pameran dilengkapi sekitar 20 stan konsultasi kampus, pameran UMKM fashion, hingga area food & beverage (FnB).
Peluang Baru: Terbuka untuk Jurusan Umum dan Sains
Ajang ini sekaligus mendobrak stigma bahwa kuliah di Arab Saudi hanya terbatas pada bidang keagamaan. Saat ini, perguruan tinggi di Arab Saudi menawarkan beragam program studi umum, seperti teknik, sains, teknologi petrokimia, bisnis, hingga kedokteran. Diversifikasi pilihan ini memberikan kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia untuk mengeksplorasi karier global serta meraih pendidikan berkualitas dunia dengan skema pendanaan beasiswa yang sangat kompetitif.
Langkah agresif Kerajaan Arab Saudi dalam mempromosikan perguruan tingginya di Indonesia tidak lepas dari transformasi besar Saudi Vision 2030. Di bawah visi strategis ini, Arab Saudi berkomitmen mengubah ekonomi berbasis minyak menjadi ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy), salah satunya melalui modernisasi dan internasionalisasi sektor pendidikan. Pemerintah Arab Saudi kini aktif membuka pintu bagi mahasiswa internasional berkualitas dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Negara ini menawarkan skema beasiswa yang tergolong sangat royal (full scholarship), mencakup biaya kuliah gratis 100% hingga lulus, uang saku bulanan (living allowance), akomodasi/asrama gratis, asuransi kesehatan penuh, hingga tiket pesawat pulang-pergi (PP) tahunan ke negara asal. Selain itu, peringkat global (QS World University Rankings) kampus-kampus Arab Saudi terus meningkat pesat. King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) dan King Saud University (KSU), misalnya, kini masuk dalam jajaran perguruan tinggi elite dunia untuk bidang teknik, energi, dan sains. Bagi pencari beasiswa dari Indonesia, Arab Saudi kini menjadi destinasi investasi pendidikan unggulan yang sangat menjanjikan untuk prospek karier masa depan.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.