— Institusi pendidikan di Thailand berupaya memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan regional di ASEAN dengan membidik mahasiswa Indonesia. Data Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia mencatat hingga tahun 2025 terdapat 1.155 mahasiswa Indonesia di Thailand, dengan angka yang diprediksi terus meningkat.

Momentum ini membuka peluang strategis bagi Indonesia dan Thailand untuk membangun kemitraan yang lebih erat melalui kolaborasi pendidikan, pertukaran pelajar, serta pengembangan kerja sama antarinstitusi. Untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang ini, akan digelar Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 pada 18–20 Agustus 2026.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pertemuan institusi pendidikan, agen pendidikan, pelajar, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya adalah mendorong terjalinnya kemitraan yang bermakna, memberikan akses informasi kredibel, serta memperluas peluang pendidikan internasional.

“Inisiatif ini mencerminkan komitmen Thailand dalam memperluas kerja sama regional, tidak hanya di bidang perdagangan dan investasi, tetapi juga melalui pengembangan sumber daya manusia. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi di masa. Kami berharap Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 dapat menjadi jembatan yang menghubungkan lebih banyak talenta Indonesia dengan institusi pendidikan Thailand yang berkualitas dan berstandar internasional,” kata Direktur Thai Trade Center Jakarta di bawah Department of International Trade Promotion (DITP), Kementerian Perdagangan Thailand, Mrs. Hataichanok Sivara.

Menurut Sivara, pengunjung acara akan memperoleh informasi mengenai program akademik yang ditawarkan berbagai universitas di Thailand, prosedur penerimaan mahasiswa, persyaratan pendaftaran, serta dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan universitas.

Selain itu, informasi mengenai peluang pertukaran pelajar dan program internasional juga akan dipaparkan. Acara ini juga akan menghadirkan talk show khusus dengan narasumber inspiratif yang membahas seputar pendidikan internasional, pengalaman studi di luar negeri, dan peluang karier global.

Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 akan berlangsung pada 18–20 Agustus 2026, pukul 09.00–17.00 WIB. Sesi Business Matching pada 18 Agustus dikhususkan bagi universitas, agen studi ke luar negeri, konsultan pendidikan, dan institusi lainnya yang ingin menjalin kerja sama dengan universitas dari Thailand. Peserta disarankan mendaftar terlebih dahulu melalui tautan https://bit.ly/BusinessDelegationforEducationServicesinIndonesia2026-BusinessMatching-WalkedIn.

Rangkaian agenda Hari 1 pada 18 Agustus adalah sesi Business Matching (B2B) yang mempertemukan universitas dan agen studi ke luar negeri di Indonesia dengan universitas di Thailand. Hari 2 akan diisi dengan Public Session yang terbuka bagi calon siswa, orang tua, dan masyarakat umum untuk mendapatkan informasi studi di Thailand. Pada Hari 3, akan ada University Visits ke dua universitas di Indonesia (nama universitas akan dikonfirmasi kemudian).

Education Expo pada 19 Agustus terbuka untuk umum dan gratis. Pengunjung dapat melakukan pendaftaran langsung di lokasi dan mengajak teman untuk mendapatkan informasi mengenai peluang studi di Thailand.

Sebanyak 15 universitas dan institusi pendidikan dari Thailand akan berpartisipasi, antara lain Asian Institute of Hospitality Management (AIHM) dengan fokus pada Hospitality Management, Hotel Operations, Tourism Education, and Industry-Based Learning; Asia-Pacific International University menawarkan International Education, Multicultural Learning Environment, Business, Health Sciences; Bangkok University (BU) dengan program Business, Entrepreneurship, Communication Arts, Creative Industries, Innovation; serta Dhurakij Pundit University (DPU) yang menyediakan program Business Management, Digital Innovation, Entrepreneurship, dan Technology.