— JAKARTA – Kepindahan gelandang Manchester City, Rodri, ke Barcelona tampaknya semakin dekat. Keputusan ini diambil meski sang pemain sempat diminati oleh rival abadi Barcelona, Real Madrid. Tiga faktor utama diyakini menjadi penentu Rodri memilih Camp Nou sebagai destinasi selanjutnya.

Manchester City dikabarkan siap melepas Rodri dengan mahar antara 75 hingga 80 juta Euro. Real Madrid, yang juga tertarik pada pemain ini, hanya mampu memenuhi tawaran sekitar 55 juta Euro. Meskipun Madrid terus berupaya mendekati pemain, Barcelona justru menunjukkan keseriusan lebih dengan siap merogoh kocek hingga 60 juta Euro, ditambah bonus-bonus.

Menurut laporan dari media Spanyol, AS, Rodri sendiri memiliki preferensi kuat untuk bergabung dengan Barcelona dibandingkan Real Madrid. Keputusan ini didasari oleh beberapa pertimbangan krusial.

Kecocokan dengan Taktik Hansi Flick

Alasan pertama adalah kesesuaian gaya bermain Rodri dengan filosofi pelatih Barcelona, Hansi Flick. Flick dikenal menerapkan gaya dominasi penguasaan bola dengan aliran vertikal. Gaya ini sangat cocok dengan peran Rodri sebagai gelandang tengah yang mampu menjadi jembatan vital antarlini permainan. Dengan skema pertahanan tinggi yang sering diterapkan, Rodri memiliki kemampuan untuk menjadi benteng pertama pertahanan sekaligus membaca jalannya pertandingan dengan cepat.

Pengaruh Pep Guardiola

Faktor kedua yang memengaruhi keputusan Rodri adalah peran serta masukan dari Pep Guardiola. Sebagai mantan manajer Rodri di Manchester City selama enam tahun yang menghasilkan 13 trofi, Guardiola memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan sang gelandang. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Rodri sempat meminta saran dari Guardiola sebelum membuat keputusan akhir mengenai masa depannya.

Keinginan Bermain Bersama Rekan Timnas Spanyol

Alasan ketiga yang mendorong Rodri memilih Barcelona adalah keinginan untuk bermain bersama rekan-rekan satu timnya di Tim Nasional Spanyol. Pada gelaran Piala Dunia 2026 lalu, delapan pemain Barcelona menjadi bagian dari skuad Spanyol yang berhasil meraih gelar juara. Rodri diprediksi sudah merasa nyaman dan memiliki chemistry yang terasah dengan baik bersama pemain-pemain seperti Pedri hingga Dani Olmo, yang dapat memudahkannya beradaptasi di klub barunya.