Detak Media — Anggota DPR RI, Rajiv, memanfaatkan masa reses untuk turun langsung menemui konstituennya di Desa Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat. Politisi muda ini memandang momentum reses sebagai kesempatan krusial untuk hadir, mendengar, dan berjuang bersama masyarakat, yang kelak menjadi bekal dalam menyusun kebijakan, pengawasan program pemerintah, maupun alokasi anggaran yang memihak rakyat.
“Momentum reses sangat krusial bagi saya untuk kembali hadir bersilaturahmi dan menyerap langsung seluruh aspirasi masyarakat di kabupaten Barat tanpa jarak. Semua masukan ini akan menjadi modal utama saya dalam menjalankan fungsi representasi di Senayan,” tegas Rajiv dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Selama masa reses yang berlangsung sejak 22 Juli 2026, Rajiv hampir setiap hari aktif dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, kelompok tani, hingga mahasiswa. Ia juga meninjau infrastruktur pertanian untuk memastikan para petani dapat bekerja dengan baik demi menafkahi keluarga dan mencapai kesejahteraan.
“Saya harus memastikan masyarakat Bandung Barat mendapatkan haknya sebagai rakyat Indonesia, serta harus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar legislator asal Dapil Jabar II ini.
Dalam salah satu sesi dialog interaktif dengan mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bandung Barat, seorang mahasiswi menyampaikan keluhan warga mengenai minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Kondisi tersebut membuat desa menjadi gelap dan rawan pada malam hari.
Rajiv mengapresiasi kepekaan generasi muda terhadap lingkungan tempat mereka mengabdi. Ia memastikan aspirasi tersebut masuk dalam catatan prioritas untuk segera dikoordinasikan dengan instansi terkait demi menjamin keamanan dan kenyamanan warga. “Kepekaan generasi muda terhadap lingkungan tempat mereka mengabdi ini memberikan energi positif tersendiri bagi saya. Aspirasi terkait penerangan jalan ini menjadi catatan penting yang akan segera saya koordinasikan, karena keamanan dan kenyamanan warga adalah hal yang utama. Tetap semangat mengabdi untuk masyarakat, teman-teman mahasiswa,” pesannya.
Di hari yang sama, Rajiv juga menggelar silaturahmi bersama warga Desa Ganjarsabar, Kecamatan Nagreg, untuk menyerap aspirasi terkait ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari Komisi IV DPR RI yang berfokus pada sektor pangan dan agromaritim, ia mendorong Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
Program GEMARIKAN bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein tinggi dan gizi seimbang, sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional. “Reses bukan hanya menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi dan kepedulian terhadap kesehatan serta ketahanan pangan masyarakat. Mari bersama kita bangun kesadaran masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi yang baik bagi keluarga, sekaligus mendukung potensi perikanan Indonesia,” ajak Rajiv.
Rangkaian kegiatan reses di Jawa Barat II ini menegaskan komitmen keberlanjutan dalam mengawal aspirasi rakyat dari tingkat bawah hingga ke tingkat perumusan kebijakan nasional di Senayan. “Terus hadir, terus mendengar, dan terus memperjuangkan aspirasi rakyat. Karena amanah sebagai wakil rakyat adalah tanggung jawab untuk bekerja nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.