Detak Media — Petenis legendaris asal Spanyol, Rafael Nadal, berencana untuk memperluas jangkauan Rafa Nadal Tennis Center (RNTC) ke kancah internasional dengan membuka fasilitas pertamanya di Asia Tenggara. Pusat pelatihan tenis ini dijadwalkan akan hadir di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan mulai beroperasi pada tahun 2028.
RNTC di Lombok akan dilengkapi dengan empat lapangan tenis dan empat lapangan padel yang berlokasi di Samara Lombok Life, sebuah area yang disebut sebagai salah satu destinasi paling diminati di Asia Tenggara. Fasilitas ini tidak hanya akan menyediakan sarana latihan, tetapi juga akan menerapkan metodologi pelatihan khas Rafa Nadal Academy yang terbuka bagi pemain dari berbagai usia dan tingkatan.
“Proyek baru ini menjadi penanda kehadiran Rafa Nadal Tennis Center pertama di Asia Tenggara dan menjadi komitmen kami menghadirkan passion untuk tenis dan filosofi pelatihan kami ke generasi muda di dunia,” ujar Rafael Nadal dalam unggahan di akun Instagram rafanadalacademy.
Rafa Nadal Academy sendiri didirikan pada tahun 2016 di Mallorca, Spanyol. Sejak saat itu, bisnis ini telah berkembang pesat menjadi jaringan internasional dengan cabang di berbagai negara seperti Meksiko, Yunani, Kuwait, Hong Kong, dan Republik Dominika. Pada tahun 2025, Nadal melakukan divestasi sebagian sahamnya, menjual 44,9% saham akademi tersebut kepada firma investasi GPF Capital senilai 94 juta euro (sekitar Rp1,6 triliun), namun ia tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas sebesar 55,1%.
Nadal menekankan pentingnya investasi pada kesehatan dan kesejahteraan generasi muda. “Semakin hari, semakin banyak orang sadar bahwa menjaga tubuh itu sangat penting. Jadi, berinvestasi pada pendidikan anak-anak, kesejahteraan (well-being), dan olahraga adalah langkah yang tepat,” jelasnya, merujuk pada rekornya sebagai pemegang 14 gelar French Open dan dua medali emas Olimpiade.
Selain ekspansi di bidang tenis, pemilik 22 gelar Grand Slam ini juga melebarkan sayap bisnisnya ke sektor perhotelan. Nadal mengamati adanya pergeseran tren di mana masyarakat kini lebih berani membelanjakan uang untuk pengalaman baru, menjadikan sektor hospitality sebagai ladang investasi yang menjanjikan meskipun ia mengakui persaingan di awal cukup ketat.
Pada bulan Juli lalu, Nadal meresmikan hotel keempatnya di Fuerteventura, Kepulauan Kanari. Hotel ini berada di bawah naungan Zel Hotels, sebuah merek perhotelan yang ia dirikan pada tahun 2022 melalui kolaborasi dengan raksasa perhotelan Meliá Hotels International. Sebelumnya, Zel Hotels telah sukses membuka jaringan di Mallorca, Costa Brava (Spanyol), dan Punta Cana (Republik Dominika).
Nadal menyatakan komitmennya untuk terus berkembang. “Saya bukan tipe pria yang suka bangun di pagi hari tanpa tahu harus berbuat apa. Tujuan saya adalah terus melangkah maju. Jika dulu saya membangun warisan di dalam lapangan, sekarang adalah saatnya saya membangun warisan di luar lapangan,” ungkapnya, seperti dikutip dari CNBC internasional.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.