Detak Media — JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara mengenai maraknya pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran di ibu kota. Ia secara tegas meminta agar pengelola bangunan tersebut segera membongkar pagar yang telah ditinggikan.
Langkah peninggian pagar ini menjadi sorotan publik, salah satunya terlihat di kawasan Mal Blok M, Jakarta Selatan. Pramono Anung menduga bahwa tindakan ini didasari oleh kekhawatiran pengelola terhadap situasi keamanan.
Namun, menurut Pramono, kekhawatiran tersebut dinilai berlebihan. Ia meyakini bahwa Jakarta akan tetap aman dan kondusif bagi seluruh aktivitas masyarakat. “Saya melihat memang ada beberapa mal dan perkantoran yang meninggikan pagarnya. Mungkin itu dilakukan karena ada kekhawatiran terkait situasi keamanan,” ujar Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meminta pagar-pagar yang sudah ditinggikan tersebut untuk dibongkar kembali. “Menurut saya, kekhawatiran yang berlebihan tidak baik. Nanti pada waktunya pagar-pagar yang ditinggikan itu akan kami minta untuk dibongkar kembali,” tegasnya.
Ia menduga peninggian pagar ini berkaitan dengan situasi aksi unjuk rasa yang terjadi pada Agustus tahun lalu. Kendati demikian, Pramono optimistis bahwa kondisi serupa tidak akan terulang pada tahun ini. “Saya yakin Jakarta tetap aman. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat keamanan akan menjaga situasi ibu kota agar tetap kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” katanya.
Lebih lanjut, Pramono berharap masyarakat dapat terus menikmati berbagai ruang publik, pusat perbelanjaan, dan pusat aktivitas di Jakarta dengan rasa aman dan penuh kegembiraan.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.