— Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan merupakan fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Capaian ini, menurutnya, membuat Indonesia lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian ekonomi serta geopolitik global.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam pertemuan dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dari tingkat pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).

“Paling dasar, Anda sudah tahu kalau saya bicara udah berapa puluh tahun pasti saya bicara masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah. Alhamdulillah kita sudah capai dalam waktu yang singkat ketahanan pangan, swasembada pangan,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, keberhasilan ini merupakan hasil upaya panjang yang menjadi modal strategis bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global. “Ini yang membuat kita percaya diri, confident. Apapun terjadi, kita yakin, kita bisa jamin makan untuk bangsa Indonesia,” tuturnya.

Prabowo kembali menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan adalah aspek paling mendasar dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah menjadikan penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama.

Ia menilai kemampuan memenuhi kebutuhan pangan domestik menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama di tengah ketidakpastian global.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung sejumlah konflik yang masih berlangsung di berbagai kawasan, termasuk perang di Ukraina dan meningkatnya ketegangan di kawasan ASEAN. Menurutnya, konflik tersebut menunjukkan bahwa gejolak di satu wilayah dapat memberikan dampak luas terhadap negara lain, termasuk Indonesia.

“Mungkin perang Ukraina lebih lama dari perang dunia kedua juga. Jutaan sudah korban dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya,” kata Prabowo.

Presiden menilai pencapaian swasembada pangan menjadi bekal penting bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah ketidakpastian global.