— JAKARTA, PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis) mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan melalui implementasi Archive Service Hub (ASH). Inisiatif ini merupakan bagian integral dari transformasi digital PT PLN (Persero) di bidang pengelolaan arsip, yang bertujuan menciptakan sistem manajemen arsip modern, terintegrasi, dan terdigitalisasi.

Penerapan ASH diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses bisnis serta mendongkrak kinerja perusahaan secara keseluruhan. Sebagai unit yang memegang peranan krusial dalam menjaga keandalan aset ketenagalistrikan nasional, PLN Pusharlis memandang pengelolaan arsip sebagai fondasi penting untuk mendukung operasional. Pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, dan terdigitalisasi tidak hanya menjamin keamanan dan kemudahan akses informasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas, mempercepat pengambilan keputusan, dan menyukseskan tata kelola perusahaan yang baik.

Untuk mewujudkan implementasi ASH, PLN Pusharlis telah menyiapkan Record Center di Kantor Induk PLN Pusharlis, Jalan Banten No. 10 Bandung. Fasilitas ini dilengkapi dengan sarana sesuai standar pengelolaan arsip perusahaan dan terintegrasi dengan aplikasi ELARCH. Dengan demikian, proses penyimpanan, pencarian, hingga pengelolaan informasi perusahaan dapat dilakukan secara lebih efektif, aman, dan mudah ditelusuri.

Manager Aset Properti, Komunikasi dan Umum PLN Pusharlis, Ghani Novianto, menyatakan bahwa implementasi Archive Service Hub sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola dan mendukung transformasi digital PLN. “Arsip merupakan aset informasi yang memiliki nilai strategis bagi perusahaan. Melalui implementasi Archive Service Hub, kami ingin memastikan setiap dokumen perusahaan dikelola secara profesional, terdigitalisasi, mudah diakses, serta mampu mendukung proses bisnis yang lebih cepat, akurat, dan akuntabel. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja PLN Pusharlis secara berkelanjutan,” ujar Ghani.

Selain pembangunan infrastruktur pendukung, ASH juga bertujuan memperkuat budaya tertib arsip di lingkungan PLN Pusharlis melalui penerapan standar pengelolaan arsip yang lebih terstruktur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi manajemen kearsipan yang selaras dengan transformasi digital PT PLN (Persero) dan pencapaian Key Performance Indicator (KPI) Manajemen Kearsipan.

Dengan implementasi Archive Service Hub, PLN Pusharlis optimistis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan memperkuat pengelolaan informasi sebagai aset strategis. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PLN Pusharlis dalam mentransformasi PT PLN (Persero) menjadi perusahaan energi modern, adaptif, dan berdaya saing melalui tata kelola arsip yang profesional.