— JAKARTA – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten yang terafiliasi dengan Agung Sedayu Group dan Salim Group, melaporkan pencapaian signifikan dalam bisnis properti mereka sepanjang semester I-2026. Perusahaan mencatat prapenjualan atau marketing sales mencapai sekitar Rp 1,9 triliun.

Angka prapenjualan tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 66% secara tahunan (year-on-year). Capaian ini telah memenuhi sekitar 45% dari target prapenjualan PANI di tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 4,3 triliun. Laporan ini mengutip catatan dari Stockbit Group.

Pada kuartal II-2026, PANI berhasil membukukan prapenjualan senilai Rp 949 miliar. Meskipun angka ini meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi sedikit penurunan sebesar 4% jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Secara kumulatif, prapenjualan yang dicapai pada semester I-2026 melonjak 66% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menegaskan tren positif perusahaan di awal tahun.

Sementara itu, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), yang merupakan anak usaha dari PIK 2, juga melaporkan kinerjanya. CBDK mencatatkan prapenjualan sebesar Rp 231 miliar pada periode yang sama. Realisasi ini setara dengan sekitar 41% dari target prapenjualan CBDK di tahun 2026 yang sebesar Rp 563 miliar.

Manajemen PANI dan CBDK menyatakan optimisme mereka untuk mempertahankan target prapenjualan tahun ini. Mereka menilai bahwa pencapaian selama enam bulan pertama 2026 tetap sesuai dengan ekspektasi, meskipun kondisi ekonomi makro global menghadirkan sejumlah tantangan.

Pada kuartal II-2026, CBDK membukukan prapenjualan Rp 74 miliar. Angka ini tumbuh 33% secara tahunan, namun mengalami penurunan 53% secara kuartalan.

Meskipun mencatat penurunan secara tahunan, manajemen CBDK menegaskan bahwa realisasi prapenjualan pada semester I-2026 masih berada dalam koridor ekspektasi. Penilaian ini didasarkan pada pertimbangan terhadap tantangan makroekonomi yang dihadapi selama periode tersebut.

Manajemen PANI dan CBDK memproyeksikan prospek yang lebih cerah pada semester II-2026. Perbaikan kinerja diharapkan akan didukung oleh peningkatan bertahap dalam kegiatan operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE).

Selain itu, pembukaan jalan tol Kataraja secara bertahap juga diantisipasi menjadi faktor pendukung utama kinerja kedua perusahaan pada paruh kedua tahun 2026. Dengan adanya katalis-katalis positif tersebut, PANI dan CBDK tetap yakin untuk mencapai target prapenjualan masing-masing sebesar Rp 4,3 triliun dan Rp 563 miliar pada akhir tahun 2026.