Detak Media — JAKARTA – PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada paruh pertama tahun 2026. Perusahaan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 732,9 miliar, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 626,5 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp 77,6 miliar, naik dari Rp 71,1 miliar pada semester I-2025. Kinerja gemilang ini ditopang oleh penguatan kapasitas operasional serta pengembangan layanan logistik pihak ketiga (third-party logistics/3PL) berbasis cold chain.
Pengembangan tersebut meliputi perluasan jaringan pergudangan dan fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) yang terintegrasi. Direktur dan Corporate Secretary Trimitra Trans Persada, Wanny Wijaya, menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mempercepat integrasi layanan logistik 3PL cold chain secara terukur guna memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Kinerja semester I-2026 merupakan hasil konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas layanan dan mengembangkan jaringan pergudangan serta cold storage secara lebih terintegrasi. Pencapaian ini juga didukung oleh pengembangan jaringan operasional yang terus kami lakukan,” ujar Wanny dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2026).
Saat ini, B-LOG telah memiliki 16 jaringan fasilitas pergudangan dan cold storage yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur ini menjadi fondasi perusahaan dalam menyediakan layanan logistik 3PL cold chain yang mengintegrasikan proses penyimpanan, transportasi, hingga distribusi dalam satu solusi.
Wanny menambahkan bahwa integrasi layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok pelanggan, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan pengelolaan produk dengan suhu terkendali.
Sejalan dengan ekspansi bisnis, perseroan juga sedang merampungkan pembangunan fasilitas cold storage baru di Pulau Jawa. Proyek ini telah memasuki tahap penyelesaian dan diharapkan segera beroperasi untuk menambah kapasitas penyimpanan berpendingin.
“Kehadiran fasilitas baru ini akan memperkuat kapasitas cold storage sekaligus meningkatkan dukungan layanan distribusi bagi pelanggan di seluruh Pulau Jawa,” kata Wanny.
Melalui pengembangan jaringan operasional dan integrasi layanan logistik, B-LOG optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi dan menangkap peluang pertumbuhan permintaan logistik cold chain di Indonesia yang terus meningkat.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.