Detak Media — JAKARTA – PT Surveyor Indonesia (PTSI) mengawali usianya yang ke-35 dengan membukukan kinerja keuangan yang solid pada Semester I 2026. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp953,2 miliar, tumbuh 8,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp874,9 miliar.
Setelah genap berusia 35 tahun pada 1 Agustus 2026, pertumbuhan pendapatan ini turut diikuti peningkatan laba bersih sebesar 12% secara tahunan. Margin laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan dari 11,9% menjadi 12,2%. Capaian ini menunjukkan konsistensi PT Surveyor Indonesia dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Kinerja positif perusahaan tidak hanya didorong oleh peningkatan volume usaha, tetapi juga oleh kualitas pertumbuhan yang semakin baik. Hal ini dicapai melalui penguatan efisiensi operasional dan disiplin pengelolaan biaya. Perbaikan kinerja tersebut tercermin dari membaiknya rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dari 94,5% pada Juni 2025 menjadi 92,2% pada Juni 2026.
Kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas operasional juga semakin kuat, ditunjukkan oleh pertumbuhan EBITDA sebesar 19%, dari Rp155,0 miliar menjadi Rp184,5 miliar. Pertumbuhan EBITDA yang melampaui laju pertumbuhan pendapatan mengindikasikan bahwa penguatan kinerja PT Surveyor Indonesia didukung oleh fundamental operasional yang semakin kokoh.
Sebagai bagian dari IDSurvey, Holding BUMN Jasa Survei yang beranggotakan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero), di bawah penguatan struktur pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), PT Surveyor Indonesia terus memperkuat perannya. Perusahaan berperan dalam menjaga integritas perdagangan dan mendukung pembangunan nasional melalui layanan inspeksi, verifikasi, konsultasi rekayasa (engineering consultancy), asesmen kesesuaian (conformity assessment), serta berbagai layanan Testing, Inspection, Certification, Consultation, Classification, Statutory, Verification, and Training (TICCS/TIC Services).
Sinergi dalam ekosistem IDSurvey juga memperluas kontribusi perusahaan terhadap proyek-proyek strategis nasional di sektor energi, industri, infrastruktur, serta penguatan implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Momentum ulang tahun ke-35 menjadi refleksi perjalanan PT Surveyor Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai bagi masyarakat dan lingkungan. Sepanjang rangkaian peringatan HUT ke-35, perusahaan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial secara serentak di kantor pusat dan seluruh cabang di Indonesia.
Berbagai aksi tersebut mencakup kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan komunitas, serta program kepedulian lingkungan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui dukungan terhadap upaya konservasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), salah satu satwa endemik Indonesia yang berstatus terancam punah.
PT Surveyor Indonesia memberikan bantuan perbaikan fasilitas konservasi di Pusat Penangkaran Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pemetaan keanekaragaman hayati (biodiversity mapping). Inisiatif tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi sekaligus mendukung pelestarian ekosistem Indonesia.
Memasuki Semester II 2026, PT Surveyor Indonesia optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan. Optimisme ini didorong oleh upaya memperkuat lini bisnis inti di bidang survei, inspeksi, verifikasi, dan konsultasi, sekaligus memperluas peluang usaha pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi seperti transisi energi, ekonomi hijau, dan digitalisasi industri.
Berbekal fundamental keuangan yang semakin kuat, sinergi dalam ekosistem IDSurvey, serta komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, PT Surveyor Indonesia terus mempertegas perannya sebagai mitra terpercaya. Perusahaan berupaya meningkatkan daya saing industri nasional dan mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.