Detak Media — PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) mencatat kinerja keuangan yang impresif pada paruh pertama tahun 2026. Perusahaan agribisnis terintegrasi ini berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,39 triliun, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 44,77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,65 triliun.
Pertumbuhan pendapatan ini setara dengan kenaikan Rp 738,58 miliar. Seiring dengan lonjakan penjualan, laba bruto perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 32,66%, mencapai Rp 619,52 miliar dari Rp 467,00 miliar pada Semester I-2025. Kinerja operasional yang solid turut mendongkrak laba sebelum pajak naik 95,55% menjadi Rp 140,60 miliar, melampaui raihan Rp 71,90 miliar di semester pertama tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 103,55 miliar, melonjak 93,06% dari Rp 53,64 miliar pada Semester I 2025. Hal ini berdampak pada kenaikan laba per saham (EPS) dari Rp 9 menjadi Rp 17 per saham.
Corporate Secretary PT Delta Giri Wacana Tbk, Denny Loryta Davinci, menyatakan bahwa pencapaian di Semester I 2026 merupakan bukti efektivitas strategi pertumbuhan perusahaan. “Pertumbuhan yang kami raih pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi bisnis Perseroan berada pada jalur yang tepat. Peningkatan penjualan berhasil dikonversi menjadi pertumbuhan laba yang lebih tinggi, mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional serta semakin kuatnya sinergi di seluruh ekosistem bisnis DGW Group,” ujar Denny dalam keterangan resmi.
Denny menambahkan, penguatan portofolio produk, jaringan distribusi, serta sinergi antar lini bisnis menjadi kunci keberhasilan ini. Perusahaan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun, didukung oleh prospek sektor pertanian yang kondusif.
Faktor pendukung lainnya adalah implementasi mandatori biodiesel B50 dan rencana Pemerintah menuju B60 pada 2028, yang menunjukkan komitmen jangka panjang dalam hilirisasi komoditas agribisnis dan ketahanan energi nasional. Selain itu, program peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan diperkirakan akan menjaga pertumbuhan aktivitas budidaya serta kebutuhan akan sarana produksi pertanian.
Dengan portofolio produk yang lengkap, inovasi berkelanjutan, dan jaringan distribusi nasional, DGWG optimis dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.