Detak Media — JAKARTA – Orderkuota, platform penyedia layanan transaksi pembelian pulsa, kuota internet, token PLN, voucher game, hingga layanan keuangan mini ATM, memberikan klarifikasi menyusul maraknya penemuan nomor layanan pelanggan (CS) tidak resmi yang beredar di mesin pencari, termasuk pada fitur Google AI Overview.
Tim Legal Orderkuota, Aprillya, menegaskan bahwa seluruh kontak WhatsApp yang mengatasnamakan CS Orderkuota di internet adalah palsu dan berpotensi merugikan masyarakat. Tindakan oknum yang mencatut nama perusahaan ini menimbulkan keresahan, terutama setelah munculnya laporan dari pengguna yang menjadi korban atau hampir terjerat modus penipuan akibat menghubungi nomor palsu tersebut.
“Kami menegaskan bahwa Orderkuota tidak menyediakan layanan CS melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi perusahaan,” kata Aprillya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/6/2024).
Aprillya menambahkan, penyebaran informasi yang menyesatkan ini tidak hanya merusak reputasi platform, tetapi juga mengancam keamanan data pribadi dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi pengguna. “Oleh karena itu, perusahaan memastikan tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan merek dan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi seluruh pengguna serta mitra,” ujarnya.
Untuk menghindari risiko penipuan atau pencurian data (phishing), masyarakat dan mitra diimbau untuk tidak mencari kontak bantuan Orderkuota melalui mesin pencari internet. Satu-satunya jalur komunikasi yang dijamin aman dan terverifikasi adalah fitur pengaduan yang tertanam langsung di dalam aplikasi Orderkuota.
“Pengguna yang mengalami kendala transaksi dapat mengakses fitur Bantuan atau Live Chat di pojok kanan atas halaman utama aplikasi. Lewat menu tersebut, sistem akan mengarahkan pengguna ke kanal komunikasi yang telah terverifikasi oleh perusahaan,” jelas Aprillya.
Saluran bantuan dan media sosial resmi Orderkuota yang dapat diakses dari dalam aplikasi meliputi Telegram: @orderkuota, Instagram: @orderkuota, TikTok: @orderkuota, Facebook: @orderkuota, YouTube: @apporderkuota. Sementara itu, WhatsApp: Tidak tersedia.
“Jika pengguna menemukan kontak WhatsApp yang mengatasnamakan perusahaan di platform apa pun, nomor tersebut dipastikan bukan milik Orderkuota,” tambah Aprillya.
Pantangan Berbagi Data Rahasia dan Transaksi
Selain meluruskan jalur pengaduan, Aprillya juga membeberkan batasan penting yang wajib diketahui pengguna saat berinteraksi dengan tim dukungan resmi. Pihak CS Orderkuota dipastikan tidak akan pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia dalam kondisi apa pun.
Data sensitif yang tidak boleh diberikan kepada siapa pun meliputi PIN transaksi, Kode OTP, Password atau kata sandi akun, kode verifikasi, akses login akun, serta data keamanan rahasia lainnya.
“CS resmi Orderkuota juga tidak pernah menginstruksikan pengguna untuk mengalihkan dana atau mentransfer uang ke rekening pribadi dengan alasan apa pun. Apabila ada pihak yang meminta informasi tersebut, pengguna diminta langsung menghentikan komunikasi karena itu merupakan indikasi kuat upaya penipuan,” tegas Aprillya.
Menanggapi ancaman penipuan digital yang menyasar penggunanya, Orderkuota menempuh langkah mitigasi secara komprehensif. Selain menggenjot edukasi keamanan di media sosial dan aplikasi, perusahaan aktif mengumpulkan bukti serta menyisir akun, nomor, maupun tautan liar di internet yang mengatasnamakan Orderkuota tanpa izin.
Upaya penertiban ini mencakup pelaporan resmi kepada pengelola platform digital terkait serta kanal pemerintah yang menangani konten digital merugikan masyarakat. Di saat yang sama, Orderkuota terus memperkuat kehadiran informasi resminya di mesin pencari agar pengguna memperoleh referensi yang benar.
“Kami mengimbau seluruh pengguna dan mitra setia untuk selalu mengedepankan verifikasi mandiri di dalam aplikasi sebelum mempercayai informasi bantuan dari luar. Keamanan transaksi dan perlindungan data pengguna tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.