— PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) telah memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 22,4% dari laba bersih tahun buku 2025, yang mencapai Rp 4,34 miliar. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis (30/7).

Selain pembagian dividen, para pemegang saham juga menyetujui laporan kinerja Perseroan selama tahun buku 2025. Laporan tersebut menunjukkan pertumbuhan positif baik dari sisi keuangan maupun operasional. Kebijakan pembagian dividen ini menegaskan komitmen NPGF dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, sembari tetap memastikan ketersediaan dana untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.

Pada hari yang sama, NPGF juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat ini mengagendakan dan menyetujui sejumlah perubahan strategis, termasuk penyesuaian pada susunan pengurus Perseroan.

Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyatakan bahwa pencapaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 menjadi landasan yang kokoh untuk keberlanjutan pertumbuhan. “Perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2025 melalui penguatan kapasitas produksi, perluasan pasar, serta pengembangan portofolio produk. Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang telah diberikan, sekaligus mencerminkan optimisme kami terhadap prospek bisnis Perseroan ke depan,” ujar Ujang.

Selama tahun buku 2025, NPGF mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 225,80 miliar, sebuah peningkatan signifikan sebesar 34,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini turut mendorong peningkatan laba bersih Perseroan sebesar 45,36% dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor-faktor pendukungnya meliputi peningkatan permintaan pasar, penguatan jaringan distribusi, dan optimalisasi operasional.

Dari aspek operasional, volume produksi NPK Granul tercatat meningkat sebesar 69%. Hal ini berkontribusi pada kenaikan kapasitas produksi pabrik dari 72.000 ton menjadi 96.000 ton per tahun. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Perseroan dalam memenuhi kebutuhan pasar dan mendukung strategi ekspansi bisnis.

“Peningkatan kapasitas produksi merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing Perseroan. Dengan kapasitas yang lebih besar, kami memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memenuhi permintaan pasar dan menangkap peluang pertumbuhan di sektor pertanian,” tambah Ujang.

Selain penguatan kapasitas produksi, NPGF juga berupaya memperluas portofolio produknya dengan meluncurkan Mono Potassium Phosphate (MKP) dan Potassium Nitrate (KNO3). Kedua produk baru ini melengkapi lini produk nutrisi tanaman NPGF dan memperluas solusi pemupukan yang ditawarkan kepada pelaku usaha pertanian.

Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan pada susunan Dewan Komisaris. Harry Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Perseroan dan Agus Susanto selaku Komisaris Independen digantikan oleh Agustinus Nicko Ariwibowo sebagai Komisaris Independen Perseroan.

Dengan demikian, susunan pengurus PT Nusa Palapa Gemilang Tbk terkini adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Han Galaputra Atmaja – Komisaris Utama
  • Agustinus Nicko Ariwibowo – Komisaris Independen

Direksi

  • Ujang Suparman – Direktur Utama
  • Edy Kurniawan – Direktur
  • Prim Galawira Atmaja – Direktur

Ke depannya, Perseroan akan terus fokus pada penguatan kapasitas produksi, pengembangan produk bernilai tambah, dan perluasan penetrasi pasar untuk mempertahankan momentum pertumbuhan. Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, NPGF optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia.