— NEC Personal Computers resmi memperkenalkan LAVIE BM94C sebagai laptop bisnis premium yang mengedepankan mobilitas tanpa mengorbankan performa. Perangkat ini hadir dengan bobot hanya 999 gram, menjadikannya salah satu laptop bisnis paling ringan di kelasnya. Meski mengusung desain tipis dan ringan, NEC tetap membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas besar yang diklaim mampu bertahan hingga 30,5 jam untuk pemutaran video.

Peluncuran LAVIE BM94C menjadi bagian dari pembaruan lini laptop bisnis LAVIE yang ditujukan bagi kalangan profesional. Saat ini perangkat tersebut baru dipasarkan di Jepang dengan harga mulai 584.100 yen atau sekitar Rp62 jutaan.

Dibangun Melalui Project 999

Di balik bobotnya yang sangat ringan, NEC mengembangkan LAVIE BM94C melalui program khusus bernama Project 999. Program ini bertujuan menciptakan laptop bisnis yang tetap ringan meski menggunakan baterai berkapasitas besar dan komponen kelas premium.

Biasanya, laptop dengan baterai besar memiliki bobot lebih dari satu kilogram. Namun NEC berhasil menekan berat perangkat menjadi di bawah satu kilogram tanpa mengurangi kekuatan konstruksi maupun daya tahan baterainya.

Pendekatan tersebut menjadikan LAVIE BM94C sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang sering berpindah tempat kerja atau melakukan perjalanan bisnis.

Material Serat Karbon Kelas Aerospace

Salah satu faktor yang membuat laptop ini memiliki bobot sangat ringan adalah penggunaan material serat karbon berkualitas tinggi.

NEC memanfaatkan serat karbon kelas aerospace-grade yang dipasok oleh Toray untuk membangun struktur utama perangkat. Material tersebut dikenal memiliki kekuatan tinggi dengan bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan logam konvensional.

Bagian penutup laptop juga menggunakan teknologi ultra-lightweight core yang meningkatkan kekakuan bodi tanpa membuat perangkat menjadi lebih berat.

Selain itu, NEC memberikan lapisan anti-gores dan anti-sidik jari sehingga permukaan laptop tetap terlihat bersih meski digunakan setiap hari.

Baterai Hampir 100 Wh

Salah satu daya tarik terbesar NEC LAVIE BM94C adalah kapasitas baterainya yang mencapai 99,9 Wh.

Menurut hasil pengujian berdasarkan standar JEITA 3.0, baterai tersebut mampu digunakan hingga sekitar 30,5 jam untuk memutar video secara terus-menerus. Dalam kondisi siaga atau idle, daya tahannya bahkan diklaim mencapai sekitar 50,8 jam.

Kemampuan ini membuat pengguna dapat bekerja lebih lama tanpa harus terus mencari sumber listrik, terutama ketika melakukan perjalanan atau menghadiri rapat di luar kantor.

NEC juga menyebutkan bahwa pengisian daya selama sekitar 30 menit sudah cukup untuk memberikan waktu penggunaan hingga delapan jam.

AI Membantu Menghemat Konsumsi Daya

Selain mengandalkan kapasitas baterai besar, NEC turut menyematkan fitur Long Battery Mode berbasis kecerdasan buatan.

Fitur tersebut bekerja dengan menganalisis aplikasi yang berjalan di latar belakang serta mengidentifikasi program yang mengonsumsi daya secara berlebihan.

Setelah itu sistem akan memberikan rekomendasi kepada pengguna mengenai aplikasi yang dapat dihentikan agar konsumsi daya menjadi lebih efisien.

Teknologi ini diharapkan mampu membantu pengguna memperoleh waktu operasional yang lebih panjang sesuai pola penggunaan masing-masing.

Pengisian Cerdas untuk Menjaga Umur Baterai

NEC juga memberikan perhatian terhadap usia pakai baterai dalam jangka panjang.

Laptop ini menggunakan teknologi smart charging yang dirancang untuk mengurangi degradasi baterai akibat proses pengisian yang terlalu sering.

Perusahaan mengklaim kesehatan baterai masih dapat dipertahankan hingga sekitar 72,7 persen setelah lima tahun penggunaan normal.

Pendekatan tersebut membuat LAVIE BM94C tidak hanya menawarkan daya tahan tinggi saat baru dibeli, tetapi juga tetap mampu memberikan performa baterai yang stabil dalam penggunaan jangka panjang.

Intel Core Ultra dan RAM Hingga 32 GB

Untuk urusan performa, NEC menyediakan beberapa konfigurasi prosesor Intel terbaru.

Pengguna dapat memilih Intel Core Ultra 5 322, Core Ultra 5 335, maupun Intel Core Ultra 7 355 sesuai kebutuhan pekerjaan.

Laptop ini juga tersedia dengan pilihan RAM 16 GB hingga 32 GB yang mampu menangani multitasking, pengolahan dokumen, presentasi, konferensi video, hingga aplikasi produktivitas lainnya.

Pilihan penyimpanan SSD juga cukup beragam, mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.

Layar WUXGA untuk Produktivitas

LAVIE BM94C menggunakan layar 14 inci beresolusi WUXGA 1.920 × 1.200 piksel dengan rasio 16:10.

Rasio tersebut memberikan ruang vertikal lebih luas dibandingkan layar 16:9 sehingga pengguna dapat melihat lebih banyak konten saat membuka dokumen, spreadsheet, maupun halaman web.

Laptop ini juga menjalankan Windows 11 Pro yang menyediakan berbagai fitur keamanan dan produktivitas untuk kebutuhan bisnis modern.

Port Lengkap dan Wi-Fi 7

Meski memiliki bodi tipis, NEC tetap menghadirkan pilihan konektivitas yang lengkap.

Laptop ini dibekali dua port Thunderbolt 4, dua port USB 3.2 Gen 2, HDMI, serta Gigabit Ethernet yang memudahkan pengguna menghubungkan berbagai perangkat eksternal.

Untuk koneksi nirkabel, NEC menghadirkan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 agar proses transfer data maupun konferensi daring berjalan lebih stabil.

Webcam Full HD yang telah mendukung Windows Hello juga tersedia untuk memudahkan proses login menggunakan pengenalan wajah.

Dirancang untuk Profesional dengan Mobilitas Tinggi

NEC LAVIE BM94C hadir sebagai laptop bisnis yang mengutamakan keseimbangan antara portabilitas, performa, dan daya tahan baterai. Bobot hanya 999 gram membuat perangkat ini nyaman dibawa bepergian, sementara baterai berkapasitas hampir 100 Wh memberikan waktu penggunaan yang sangat panjang dalam berbagai aktivitas.

Dipadukan dengan prosesor Intel Core Ultra, layar 14 inci beresolusi tinggi, konektivitas modern, serta fitur AI untuk mengoptimalkan konsumsi daya, LAVIE BM94C menjadi salah satu laptop bisnis premium yang menarik perhatian. Meski saat ini baru dipasarkan di Jepang, perangkat tersebut berpotensi menjadi pilihan menarik bagi kalangan profesional global yang membutuhkan laptop ringan dengan kemampuan bekerja sepanjang hari tanpa sering mengisi ulang daya.