— Mohamed Salah secara resmi bergabung dengan klub Turki, Trabzonspor, dengan status bebas transfer setelah meninggalkan Liverpool. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat tawaran finansial yang lebih menggiurkan datang dari klub Liga Arab Saudi dan MLS.

Pemain berusia 34 tahun itu meneken kontrak berdurasi dua tahun dengan Trabzonspor, menerima gaji 17,5 juta euro per musim ditambah bonus. Namun, gaji tersebut dikabarkan empat kali lebih rendah dibandingkan tawaran lain yang diterima Salah.

Faktor Non-Finansial Menjadi Penentu

Presiden Trabzonspor, Ertugrul Dogan, mengungkapkan bahwa uang bukanlah motivasi utama Salah dalam memilih klub barunya. Dogan menyatakan bahwa Salah terkesan dengan fanatisme dan kecintaan pendukung Trabzonspor terhadap klub mereka.

“Anda tidak bisa membujuk dan mendatangkan pemain sekaliber Salah hanya dengan uang. Kami bertemu dengannya tadi malam; salah satu tawaran kontrak yang ia tunjukkan kepada kami nilainya empat kali lipat dari angka yang kami ajukan. Motivasi utamanya bukan soal uang; ia ingin merasakan antusiasme dan kecintaan yang luar biasa di sini,” ujar Dogan seperti dikutip dari Habeler.

Peran Mahmoud Trezeguet

Dalam proses meyakinkan Salah, Mahmoud Trezeguet, mantan pemain Trabzonspor, turut memainkan peran penting. Trezeguet, yang pernah membela klub berjuluk Karadeniz Fırtınası tersebut pada periode 2022-2025, memberikan rekomendasi positif mengenai suasana kota Trabzon.

“Mantan pemain kami, Trezeguet, juga turut berperan dengan memberikan rekomendasi positif selama proses tersebut. Setelah melihat langsung kondisi kota dan suasananya, ia berkeinginan untuk bergabung, dan kesepakatan kami pun tercapai hanya dalam waktu 4-5 hari,” jelas Dogan.

Keputusan Salah ini menunjukkan bahwa loyalitas dan atmosfer klub yang positif dapat menjadi faktor penentu yang lebih kuat daripada sekadar iming-iming finansial bagi sebagian pemain.