— MediaTek dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk memperkuat posisinya di pasar chipset flagship. Berdasarkan bocoran terbaru yang beredar dari China, perusahaan disebut tidak hanya akan meluncurkan satu prosesor Dimensity 9600, melainkan menghadirkan tiga varian sekaligus untuk menjangkau berbagai segmen smartphone premium.

Strategi tersebut dinilai sebagai langkah agresif MediaTek dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan Qualcomm. Jika selama ini lini chipset flagship MediaTek hanya terdiri atas satu model utama, kali ini perusahaan disebut akan menawarkan Dimensity 9600s, Dimensity 9600 Pro, dan Dimensity 9600 Pro Max.

Ketiga prosesor tersebut dikabarkan membawa karakteristik yang berbeda, mulai dari teknologi fabrikasi hingga performa yang ditawarkan. Dengan pendekatan tersebut, MediaTek diperkirakan ingin menghadirkan pilihan chipset yang mampu bersaing langsung dengan seluruh lini Snapdragon 8 Elite Gen 6 yang juga dirumorkan akan memiliki beberapa varian.

MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600

Rumor terbaru menyebut MediaTek tengah mengembangkan keluarga Dimensity 9600 dengan tiga model berbeda.

Varian pertama adalah Dimensity 9600s yang diposisikan sebagai model paling terjangkau di keluarga tersebut.

Sementara dua model lainnya adalah Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600 Pro Max yang akan menjadi andalan MediaTek untuk bersaing di segmen flagship premium.

Pendekatan ini berbeda dibandingkan generasi sebelumnya karena MediaTek kini disebut ingin menghadirkan produk yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan produsen smartphone.

Melalui strategi tersebut, perusahaan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak perangkat premium tanpa harus mengandalkan satu chipset saja.

Dimensity 9600s Masih Mengandalkan Fabrikasi 3nm

Menurut bocoran yang beredar, Dimensity 9600s merupakan penyempurnaan dari Dimensity 9500 yang telah diperkenalkan sebelumnya.

Chipset ini disebut masih diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3 nanometer.

Karena berbasis arsitektur yang tidak mengalami perubahan besar, peningkatan performanya diperkirakan lebih bersifat evolusioner dibanding revolusioner.

Sejumlah sumber bahkan menyebut performa MediaTek Dimensity 9600s kemungkinan masih berada di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 6 versi standar yang sedang dipersiapkan Qualcomm.

Meski demikian, chipset tersebut tetap diperkirakan menawarkan peningkatan efisiensi daya, kemampuan AI yang lebih baik, serta dukungan grafis yang semakin optimal dibanding generasi sebelumnya.

Varian ini diperkirakan akan digunakan pada smartphone flagship dengan harga yang lebih kompetitif.

Dimensity 9600 Pro dan Pro Max Gunakan Teknologi 2nm

Sorotan utama justru tertuju pada dua model tertinggi, yakni Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600 Pro Max.

Kedua chipset tersebut dirumorkan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer dari TSMC.

Teknologi manufaktur terbaru tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus memberikan performa yang jauh lebih tinggi dibanding fabrikasi 3nm.

Meski sama-sama menggunakan proses 2nm, kedua prosesor tersebut disebut memiliki sedikit perbedaan pada konfigurasi inti CPU.

MediaTek diperkirakan melakukan penyesuaian jumlah maupun kecepatan inti agar masing-masing chipset dapat menyasar kelas perangkat yang berbeda.

Dengan teknologi tersebut, Dimensity 9600 Pro dan Pro Max diharapkan mampu menghadirkan peningkatan signifikan untuk gaming, pemrosesan AI, fotografi komputasional, hingga multitasking berat.

Disiapkan Menjadi Rival Snapdragon 8 Elite Gen 6

Berdasarkan peta persaingan yang beredar di industri, MediaTek tampaknya telah menyiapkan posisi masing-masing chipset secara jelas.

MediaTek Dimensity 9600 Pro diperkirakan menjadi pesaing langsung Snapdragon 8 Elite Gen 6 versi standar.

Sementara itu, MediaTek Dimensity 9600 Pro Max akan diarahkan untuk bersaing dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang diprediksi menjadi chipset paling bertenaga dari Qualcomm.

Persaingan kedua perusahaan diperkirakan akan semakin menarik karena keduanya sama-sama mengembangkan beberapa varian chipset flagship.

Strategi tersebut memungkinkan produsen smartphone memilih prosesor sesuai kebutuhan tanpa harus mengorbankan performa maupun efisiensi daya.

Selain performa CPU dan GPU, kemampuan kecerdasan buatan juga diperkirakan menjadi salah satu fokus utama pada generasi chipset terbaru ini.

Debut Bersama vivo X500 dan Oppo Find X10

Apabila seluruh rumor tersebut benar, lini Dimensity 9600 diperkirakan mulai diperkenalkan pada September 2026.

Beberapa smartphone flagship disebut akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan chipset terbaru MediaTek.

Dua nama yang paling sering muncul dalam berbagai bocoran adalah lini vivo X500 dan keluarga Oppo Find X10.

Kedua seri smartphone tersebut memang diprediksi membawa berbagai peningkatan besar pada sektor performa dan fotografi sehingga membutuhkan chipset kelas premium terbaru.

Meski demikian, hingga kini MediaTek masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan Dimensity 9600s, Dimensity 9600 Pro, maupun Dimensity 9600 Pro Max. Seluruh informasi yang beredar masih berasal dari rumor industri dan berbagai pembocor teknologi.

Namun jika strategi tiga varian ini benar-benar diwujudkan, MediaTek berpotensi menghadirkan persaingan yang jauh lebih sengit dengan Qualcomm pada pasar chipset flagship. Kehadiran fabrikasi 2nm, peningkatan kemampuan AI, serta performa yang diklaim lebih tinggi membuat keluarga Dimensity 9600 menjadi salah satu produk yang paling dinantikan menjelang peluncurannya pada paruh kedua 2026.