— ManageEngine, divisi dari Zoho Corporation, telah melakukan pembaruan signifikan pada platform operasi keamanan Log360. Pembaruan ini menghadirkan kemampuan security orchestration, automation, and response (SOAR) yang terintegrasi, tujuh integrasi keamanan baru, serta fitur orkestrasi lintas domain. Tujuannya adalah untuk membantu perusahaan dalam menangani ancaman siber secara lebih efisien dan terpadu.

Fitur-fitur baru ini dirancang untuk menyatukan proses deteksi, investigasi, dan penanganan ancaman dalam satu platform tunggal. Perusahaan kini dapat mengotomatisasi berbagai tindakan respons ketika aktivitas mencurigakan terdeteksi, sebuah langkah krusial di tengah meningkatnya volume ancaman siber global.

Pembaruan ini hadir sebagai respons terhadap data yang mengkhawatirkan. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat Indonesia menghadapi sekitar 5,5 miliar percobaan serangan siber sepanjang 2025, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sementara itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melaporkan kerugian mencapai Rp9,1 triliun akibat penipuan sejak November.

Meningkatnya ancaman siber menjadi tantangan berat bagi perusahaan yang harus memantau ribuan perangkat, akun pengguna, aplikasi, dan lingkungan komputasi awan secara bersamaan. Penggunaan berbagai perangkat keamanan yang terpisah dan tidak saling terhubung seringkali memperlambat proses investigasi dan respons insiden.

Vice President ManageEngine, Manikandan Thangaraj, menekankan pentingnya solusi terintegrasi. “Perusahaan saat ini membutuhkan lebih dari sekadar penambahan alat keamanan. Mereka membutuhkan solusi yang dapat menghubungkan deteksi, investigasi, dan respons ancaman dalam satu platform yang mudah digunakan,” ujarnya.

Manikandan menambahkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dan otomatisasi dapat mempercepat penanganan ancaman sekaligus mengurangi beban kerja manual bagi tim teknologi informasi dan keamanan. Melalui kemampuan SOAR dalam Log360, organisasi dapat mengatur seluruh tahapan penanganan insiden dalam satu alur kerja.

Ketika aktivitas mencurigakan terdeteksi, sistem dapat secara otomatis memanfaatkan intelijen ancaman, membuat tiket insiden, mengirim notifikasi ke tim keamanan, dan menjalankan tindakan spesifik. Tindakan ini meliputi isolasi perangkat yang terinfeksi atau penonaktifan akun yang diduga telah diambil alih. Namun, penerapan respons otomatis ini tetap harus disesuaikan dengan kebijakan keamanan, tingkat risiko, dan mekanisme persetujuan internal setiap organisasi.

Tujuh Integrasi Solusi Keamanan

Selain kemampuan SOAR, ManageEngine Log360 kini terintegrasi dengan tujuh solusi keamanan dan manajemen identitas lainnya. Integrasi ini bertujuan untuk mengurangi proses investigasi yang terfragmentasi dan memfasilitasi pertukaran informasi antar sistem keamanan.

Platform ini menyediakan templat otomatisasi dan playbook siap pakai. Organisasi juga memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan alur kerja menggunakan Zoho Qntrl, Python, atau bahasa pemrograman Deluge agar sesuai dengan kebutuhan operasional dan kepatuhan regulasi.

Log360 juga memperkaya peringatan keamanan dengan informasi ancaman dan konteks aset. Informasi tambahan ini krusial bagi tim keamanan untuk menilai tingkat risiko, memprioritaskan penanganan, dan mengambil tindakan yang tepat sesuai kondisi insiden.

Lebih lanjut, Log360 menawarkan pemantauan aktivitas perangkat, identitas pengguna, dan lingkungan komputasi awan melalui satu konsol terpusat. Visibilitas tunggal ini diharapkan membantu perusahaan menelusuri keterkaitan aktivitas mencurigakan di seluruh infrastruktur TI mereka.

Meskipun otomatisasi menjadi kunci, ManageEngine menegaskan bahwa tenaga profesional keamanan siber tetap memegang peranan penting. Perusahaan harus memastikan konfigurasi sistem, tata kelola akses, pengawasan manusia, serta prosedur pemulihan diterapkan dengan baik untuk mencegah kesalahan respons yang dapat mengganggu operasional bisnis.