Detak Media — PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil mencatatkan pra-penjualan (marketing sales) senilai Rp 902 miliar pada paruh pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan telah mencapai 53% dari target pra-penjualan sepanjang tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 1,7 triliun. Kinerja positif ini terutama didorong oleh tingginya permintaan di segmen rumah tapak.
Kontribusi terbesar terhadap pra-penjualan berasal dari penjualan rumah tapak, apartemen, dan unit komersial. Untuk terus memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang, perseroan juga telah meluncurkan sejumlah proyek baru, termasuk QXYZ Phase 6 (Neo North & Patio) serta Imagi Collection.
Dari sisi keuangan, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp 1,62 triliun pada semester I-2026. Pendapatan ini utamanya bersumber dari penjualan rumah tapak dan apartemen yang mencapai Rp 779 miliar, unit komersial senilai Rp 330 miliar, dan jasa pengelolaan kota sebesar Rp 262 miliar. Ketiga segmen ini secara kumulatif menyumbang sekitar 84% dari total pendapatan perseroan.
Perusahaan juga melaporkan laba kotor sebesar Rp 511 miliar, dengan margin laba kotor yang mengalami peningkatan signifikan menjadi 31%, naik dari 21% pada semester I-2025. Sementara itu, EBITDA tercatat sebesar Rp 318 miliar, dengan margin EBITDA yang juga meningkat menjadi 20% dari sebelumnya 13%. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi operasional yang terus terjaga dengan baik.
Selama enam bulan pertama tahun 2026, LPCK berhasil menjual sebanyak 956 unit. Segmen rumah tapak menjadi kontributor utama dengan porsi 69% dari total pra-penjualan, didukung oleh proyek-proyek unggulan seperti Cendana Suites @ The Patio, NEO 5enses, dan The Allegra @ Casa De Lago.
Presiden Direktur Lippo Cikarang (LPCK), Agus Arismunandar, menyatakan bahwa permintaan terhadap hunian, baik di segmen terjangkau maupun premium, masih menunjukkan tren positif. “Pencapaian 53% dari target pra-penjualan tahunan pada semester pertama mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi terhadap produk kami. Ke depan, kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini dengan tetap berfokus pada kualitas produk, ketepatan waktu pembangunan, serta kepuasan pelanggan,” ujar Agus dalam keterangan pers, Jumat (31/7/2026).
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.