— JAKARTA – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), emiten dari Grup Sinar Mas, berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 372,33 juta atau setara dengan Rp 6,64 triliun sepanjang paruh pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 127% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025, yang tercatat US$ 163,71 juta.

Perolehan laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami lonjakan drastis, dari US$ 0,02992 menjadi US$ 0,06806. Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh peningkatan penjualan neto menjadi US$ 1,7 miliar dari sebelumnya US$ 1,56 miliar. Selain itu, laba selisih kurs neto juga berkontribusi signifikan, mencapai US$ 185,25 juta, melonjak dari hanya US$ 19,47 juta pada semester I-2025.

Hingga 30 Juni 2026, total aset emiten berkode saham INKP tercatat sebesar US$ 13,24 miliar dengan liabilitas US$ 6,05 miliar. Posisi ini menunjukkan pertumbuhan dibandingkan akhir Desember 2025, di mana total aset INKP sebesar US$ 12,34 miliar dan liabilitas US$ 5,5 miliar.

Pada penutupan perdagangan Jumat (31/7/2026), saham Indah Kiat Pulp & Paper ditutup menguat 2,13% ke level Rp 8.400. Dalam sebulan terakhir, saham INKP telah menunjukkan performa positif dengan kenaikan mencapai 18,73%.

Meskipun demikian, saham INKP masih dinilai menarik dengan rasio price to book value (PBV) sebesar 0,36 kali. Rasio ini membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku per saham. Selain itu, rasio price earning ratio (PER) tercatat 3,59 kali (annualized), yang membandingkan harga saham di pasar dengan laba per saham yang disetahunkan.