Detak Media — PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance melaporkan laba bersih sebesar Rp 96,7 miliar pada paruh pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 14,09% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2026, piutang pembiayaan bersih WOM Finance mencapai Rp 6,4 triliun, mengalami peningkatan 5,2% secara tahunan. Total pendapatan perseroan juga tumbuh 5,2% menjadi Rp 1,1 triliun. Sementara itu, total ekuitas tercatat naik 7,3% menjadi Rp 2,0 triliun.
Direktur WOM Finance, Paulus Cholot Janala, menjelaskan bahwa strategi bisnis perusahaan dijalankan secara konsisten dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas portofolio pembiayaan. Pengelolaan rasio keuangan yang baik serta optimalisasi biaya operasional turut berkontribusi dalam menjaga tren kinerja positif.
“WOM Finance berkomitmen untuk terus menciptakan pertumbuhan yang berkualitas, bukan hanya melalui peningkatan penyaluran pembiayaan, tetapi juga dengan menjaga kualitas aset, memperkuat struktur permodalan, dan menerapkan manajemen risiko yang prudent,” ujar Paulus dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Paulus menambahkan bahwa pencapaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan WOM Finance dan konsistensi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan berkualitas di berbagai segmen. “Pencapaian ini tentunya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan WOM Finance sekaligus menjadi bukti konsistensi Perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan yang berkualitas di berbagai segmen,” ungkapnya.
Kinerja tersebut sejalan dengan upaya perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus mengoptimalkan pengelolaan risiko.
Direktur WOM Finance lainnya, Cincin Lisa Hadi, memaparkan bahwa hingga akhir Juni 2026, return on assets (ROA) perseroan mencapai 3,2%, meningkat 0,2% dari periode sebelumnya. Return on equity (ROE) berada di level 9,8%, naik 0,7%. Dari sisi kualitas pembiayaan, non-performing financing (NPF) gross berhasil dipertahankan pada angka 2,5%.
“Pencapaian pada semester I-2026 merupakan refleksi dari komitmen WOM Finance dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan profitabilitas,” jelas Cincin Lisa Hadi. Ia menambahkan bahwa di tengah dinamika industri pembiayaan, WOM Finance terus memperkuat fundamental perusahaan melalui pengelolaan risiko yang disiplin, peningkatan kualitas portofolio pembiayaan, serta optimalisasi layanan kepada pelanggan.
“Pertumbuhan laba, piutang pembiayaan, aset, dan ekuitas menjadi fondasi yang semakin memperkuat posisi WOM Finance untuk melanjutkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan hingga akhir tahun,” tutup Cincin.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.