Detak Media — JAKARTA – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten yang terafiliasi dengan konglomerasi Agung Sedayu dan Salim Group, melaporkan kinerja keuangan yang impresif untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Perusahaan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,66 triliun sepanjang semester I-2026.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 484% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp 285,86 miliar pada semester I-2025. Pertumbuhan laba yang luar biasa ini berdampak pada laba per saham yang juga melambung menjadi Rp 92,10 per 30 Juni 2026, naik dari Rp 16,93 per saham pada akhir Juni 2025.
Lonjakan laba Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) ditopang oleh peningkatan pendapatan neto yang mencapai Rp 2,92 triliun, naik dari Rp 1,64 triliun pada enam bulan pertama tahun 2025. Sementara itu, beban pokok pendapatan hanya mengalami kenaikan moderat menjadi Rp 710,14 miliar dari sebelumnya Rp 680,07 miliar.
Peningkatan ini menghasilkan laba bruto perseroan di semester I-2026 sebesar Rp 2,21 triliun, melonjak dari Rp 965,36 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Total aset emiten Agung Sedayu dan Salim Group ini tercatat sebesar Rp 50,77 triliun per 30 Juni 2026, dengan total liabilitas sejumlah Rp 17,02 triliun. Sebagai perbandingan, pada 31 Desember 2025, total aset PIK2 (PANI) adalah Rp 50,58 triliun dengan liabilitas Rp 18,92 triliun.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.