— PT Ecocare Pasifik Tbk (HYGN), perusahaan penyedia jasa kebersihan, sanitasi, dan pengendalian hama, melaporkan kinerja keuangan yang positif pada semester I-2026. Pendapatan perusahaan tumbuh 21% menjadi Rp208,5 miliar, meningkat dari Rp172,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham melonjak 32,6% menjadi Rp8,0 miliar. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan investasi strategis yang telah dilakukan perusahaan sepanjang tahun 2025.

“Meskipun menghadapi tantangan di semester I-2026, kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid, tercermin dari pertumbuhan pendapatan maupun laba bersih. Kami mulai melihat hasil dari investasi yang kami lakukan tahun lalu tercermin dalam kinerja kami, khususnya investasi pada sumber daya manusia dan teknologi,” ujar Direktur Utama HYGN Wincent Yunanda dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026).

Kontributor pendapatan terbesar masih berasal dari jasa hygiene, yang membukukan Rp101,8 miliar. Angka ini naik 18,9% secara tahunan dari Rp85,6 miliar pada semester I-2025. Segmen ini menyumbang sekitar 48,7% dari total pendapatan grup.

Jasa kebersihan mencatat pendapatan sebesar Rp73,3 miliar, naik 12,8% dari Rp65 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kontribusi segmen ini terhadap total pendapatan grup adalah 35,1%.

Sementara itu, segmen jasa pengendalian hama menunjukkan kinerja yang paling menonjol. Pendapatan di segmen ini melonjak 53,2% secara tahunan menjadi Rp33,7 miliar, naik dari Rp22 miliar pada semester I-2025. Kontribusi segmen ini terhadap total pendapatan grup meningkat menjadi 16,1%, dari sebelumnya 12,7%.

“Segmen ini terus mengukuhkan posisinya sebagai mesin pendorong pertumbuhan jangka panjang utama bagi Grup, didukung oleh ekspansi cakupan layanan yang berkelanjutan dan basis klien yang terus berkembang,” jelas Wincent.

Wincent menambahkan bahwa segmen pengendalian hama menjadi penggerak utama pertumbuhan perusahaan dengan salah satu pertumbuhan tertinggi di Grup pada paruh pertama tahun ini. Ekspansi jangkauan ke berbagai sektor industri diharapkan membuat basis pendapatan segmen ini menjadi lebih sustainable dan recurring.

“Kami memperkirakan segmen pengendalian hama akan terus memimpin trajektori pertumbuhan kami. Melihat performa paruh pertama ini, kami yakin berada di posisi yang baik untuk mempertahankan momentum ini sepanjang sisa tahun 2026,” tutup Wincent.