— JAKARTA – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), emiten yang terafiliasi dengan Agung Sedayu dan Salim Group, melaporkan kinerja keuangan yang impresif pada semester I-2026. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak hingga 225%, mencapai Rp 1,68 triliun.

Pencapaian ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu semester I-2025, di mana laba bersih tercatat sebesar Rp 516,99 miliar. Kenaikan laba bersih ini turut mendongkrak laba per saham CBDK, anak usaha dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dari Rp 91,81 menjadi Rp 297,34.

Performa gemilang ini ditopang oleh lonjakan pendapatan neto perseroan yang mencapai Rp 2,2 triliun selama enam bulan pertama 2026. Angka tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan neto pada semester I-2025 yang hanya sebesar Rp 1,19 triliun. Selain itu, perusahaan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 352,57 miliar, turun dari Rp 469,86 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini berkontribusi pada melesatnya laba bruto Bangun Kosambi Sukses dari Rp 725,61 miliar menjadi Rp 1,84 triliun.

Per 30 Juni 2026, total aset Bangun Kosambi Sukses tercatat sebesar Rp 22,22 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp 8,75 triliun. Sebagai perbandingan, pada 31 Desember 2025, total aset perusahaan adalah Rp 22,57 triliun dengan liabilitas Rp 10,59 triliun.

Menyikapi laporan keuangan tersebut, saham CBDK menunjukkan pergerakan positif di pasar. Harga sahamnya dilaporkan melonjak 4,11% ke level Rp 3.550 pada saat berita ini disusun.