Detak Media — JAKARTA – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan kinerja keuangan yang impresif untuk semester I-2026. Perusahaan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 30,84 triliun, sebuah lonjakan signifikan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat Rp 21,41 triliun.
Kenaikan pendapatan ini turut mendorong laba bruto AKRA menjadi Rp 2,28 triliun, meningkat 17% dari Rp 1,95 triliun pada semester I-2025. Peningkatan ini sejalan dengan beban pokok penjualan dan pendapatan yang juga mengalami kenaikan menjadi Rp 28,56 triliun dari Rp 19,46 triliun pada tahun sebelumnya.
Perjalanan positif AKRA di paruh pertama tahun ini berlanjut pada laba bersih. Perseroan berhasil meraup laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,43 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 21% dibandingkan dengan Rp 1,18 triliun pada semester I-2025.
Seiring dengan peningkatan laba, laba per saham AKRA pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp 72,30, menguat dari posisi Rp 59,79 per saham pada 30 Juni 2025.
Lebih lanjut, Stockbit Sekuritas melaporkan bahwa AKR Corporindo akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 1 triliun, atau setara dengan Rp 50 per saham. Angka ini mengindikasikan yield dividen sebesar 3,5% per Kamis (23/7/2026).
“Jumlah ini setara 70% laba bersih AKRA selama 1H26 yang mencapai Rp 1,4 triliun (vs. Dividen payout ratio 2025:80%),” ungkap laporan Stockbit mengacu pada earnings call AKRA 1H26.
Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 31 Juli 2026, dengan tanggal pembayaran dividen pada 14 Agustus 2026.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.