— JAKARTA – Sejarah terulang di Camp Nou ketika Shane Kluivert, putra dari legenda Barcelona Patrick Kluivert, melakukan debutnya bersama tim utama klub raksasa Spanyol tersebut. Momen bersejarah ini terjadi dalam laga uji coba melawan Birmingham City pada 1 Agustus, yang berakhir imbang 2-2 sebelum akhirnya Birmingham unggul melalui adu penalti 3-2.

Usia Shane baru menginjak 18 tahun, namun ia telah menunjukkan bakatnya dengan menimba ilmu di akademi Barcelona sejak usia sembilan tahun pada tahun 2017. Debutnya ini menandai kelanjutan tradisi keluarga Kluivert di kancah sepak bola Eropa, mengikuti jejak sang ayah yang telah mengukir namanya di Barcelona.

Patrick Kluivert sendiri merupakan sosok penting bagi Barcelona. Ia bermain untuk klub tersebut dari tahun 1998 hingga 2004, mencetak 122 gol, dan turut mempersembahkan tiga trofi bagi tim Catalan. Keberadaannya di Barcelona pada masanya meninggalkan warisan yang kuat bagi generasi penerusnya.

Shane bukanlah satu-satunya anak Patrick Kluivert yang mengikuti jejak ayahnya di dunia sepak bola. Kakak-kakaknya juga meniti karier profesional. Quincy Kluivert, yang kini berusia 29 tahun, terakhir bermain di klub amatir AVV Zeeburgia. Justin Kluivert, 27 tahun, saat ini bermain sebagai striker untuk Bournemouth dan bahkan telah menembus skuad Tim Nasional Belanda. Sementara itu, Ruben Kluivert, 25 tahun, berposisi sebagai bek di klub Lyon.

Dengan debutnya bersama tim utama Barcelona, jalan Shane Kluivert masih panjang. Pertanyaannya kini, akankah ia mampu melampaui pencapaian gemilang yang telah diraih oleh ayah dan kakak-kakaknya?