Detak Media — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali diproyeksikan menjadi pusat pariwisata, inovasi, dan layanan keuangan baru di Indonesia. Kawasan ini menawarkan peluang signifikan untuk menarik modal digital global ke dalam negeri.
Menyadari potensi tersebut, Xepeng (xepeng.com), sebuah platform penyelesaian aset digital yang dioperasikan oleh BaliCASH, secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap pengembangan KEK Kura Kura Bali. Dukungan ini diwujudkan melalui sistem inovatif yang memungkinkan konversi aset digital langsung menjadi Rupiah dan penyetorannya ke rekening bank lokal.
CEO Xepeng, Penke Pancapuri, menjelaskan bahwa misi perusahaan adalah untuk memfasilitasi kemudahan transaksi bagi investor, wisatawan internasional, dan pelaku usaha. Di sisi lain, Xepeng juga memastikan bahwa merchant di Indonesia tetap menerima pembayaran penuh dalam bentuk Rupiah melalui rekening bank lokal mereka.
“Semakin derasnya arus modal digital yang masuk ke Indonesia, membuat kebutuhan akan jembatan antara likuiditas aset digital dunia dan sistem keuangan domestik menjadi kian mendesak. Di titik inilah Xepeng mengklaim perannya: menyalurkan aset digital ke perekonomian riil tanah air melalui penyelesaian transaksi dalam mata uang Rupiah,” ujar Penke dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Keunikan Xepeng terletak pada model operasionalnya. Aset digital tidak diperlakukan sebagai alat pembayaran, melainkan sebagai sumber dana yang kemudian dikonversi menjadi Rupiah sebelum diterima oleh pihak penerima. Hal ini berarti, merchant atau penerima dana akan menerima 100 persen dalam bentuk Rupiah utuh yang langsung masuk ke rekening bank lokal mereka, tanpa perlu repot memiliki dompet aset digital atau mengelola stablecoin sendiri.
Secara teknis, mekanisme Xepeng cukup sederhana. Melalui dashboard Xepeng atau integrasi API, merchant dapat membuat tautan pembayaran dan membagikannya kepada pelanggan. Pelanggan dapat menyelesaikan pembayaran menggunakan stablecoin seperti USDT atau USDC. Selanjutnya, Xepeng akan memproses konversi tersebut melalui penyedia layanan aset keuangan digital yang telah memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebelum dana cair dalam bentuk Rupiah ke rekening bank lokal penerima.
Keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap transaksi di platform Xepeng. Setiap proses transaksi dilengkapi dengan verifikasi Know Your Customer (e-KYC) elektronik, penyaringan Anti-Pencucian Uang (AML), serta jejak audit yang lengkap. Kombinasi fitur ini dirancang untuk memastikan proses penyelesaian transaksi yang aman, transparan, dan mulus, sekaligus mematuhi seluruh ketentuan regulasi yang berlaku.
Target pasar Xepeng meliputi pelaku usaha yang melayani wisatawan dan klien internasional, seperti hotel, vila, restoran, operator tur, dan berbagai penyedia jasa perjalanan wisata lainnya.
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berlanjut, Xepeng berambisi untuk menjadi salah satu infrastruktur penyelesaian transaksi utama di KEK Kura Kura Bali. Langkah ini diharapkan dapat mendorong investasi lintas negara, perdagangan internasional, sekaligus memperkuat ekosistem keuangan digital di dalam negeri.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.