Detak Media — KLAGENFURT – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengamati penampilan timnya saat menghadapi Fiorentina dalam laga pramusim yang berakhir imbang 2-2. Ia melihat Los Blancos menampilkan tiga ‘wajah’ berbeda sepanjang pertandingan yang digelar di Worthersee Stadion, Klagenfurt, Austria, Sabtu (1/8/2026) malam WIB.
Real Madrid sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Endrick dan Alexis Ciria. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir laga. Fiorentina berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol dari Roberto Piccoli dan Moise Kean.
Mourinho menjelaskan bahwa ia melihat timnya dalam tiga fase. Fase pertama adalah saat Madrid bermain ‘segar’ dan mendominasi pertandingan dengan kualitas tinggi. “Saya melihat Real Madrid dengan tiga wajah: segar, lelah, dan sangat lelah. Sisi segar bermain sangat baik; skor 2-1 di babak pertama adalah selisih yang sangat kecil, dengan babak pertama yang berkualitas tinggi sehingga mereka bisa dengan mudah menang tiga atau empat gol tanpa balas,” ujar Mourinho seusai laga.
Memasuki fase kedua, permainan berubah menjadi lebih fisik. Tekanan dari lawan membuat energi para pemain terkuras. “Kemudian, permainan menjadi jauh lebih fisik, mereka memberi tekanan kepada kami, dan wajah kedua muncul,” tambahnya.
Meskipun demikian, Mourinho mengapresiasi ‘wajah ketiga’ timnya, di mana para pemain yang lelah tetap mampu menunjukkan kekompakan dan mengendalikan permainan. “Dan wajah ketiga, yang sangat saya sukai, adalah tim yang sangat lelah, tetapi tim tersebut masih mampu menjadi sebuah tim, mereka berhasil mengendalikan permainan,” tutup Mourinho.
Hasil imbang ini menjadi yang pertama bagi Real Madrid dalam tur pramusim mereka. Sebelumnya, tim asuhan Jose Mourinho ini berhasil meraih kemenangan atas Alcorcon dan Leganes.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.