Detak Media — Jetour T2 i-DM, sebuah SUV petualang dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV), resmi diperkenalkan di GIIAS 2026. Kendaraan ini diklaim mendefinisikan ulang standar kendaraan petualang berkat perpaduan performa tangguh, efisiensi energi, dan kemampuan menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer (km) dalam sekali pengisian daya dan tangki bahan bakar.
Mobil ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari penggunaan harian di perkotaan, perjalanan bersama keluarga, hingga eksplorasi ke destinasi wisata yang lokasinya belum sepenuhnya terjangkau oleh infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.
Jetour T2 i-DM mengusung teknologi intelligent dual mode (i-DM) yang menjadi solusi utama. Teknologi ini memungkinkan pengemudi menikmati efisiensi dan kenyamanan berkendara menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas sehari-hari. Di saat yang sama, dukungan mesin bensin yang bekerja secara otomatis memberikan kebebasan menjelajah tanpa kekhawatiran.
“Bagi Jetour, teknologi plug-in hybrid bukan hanya tentang menggabungkan dua sumber tenaga, melainkan bagaimana seluruh sistem tersebut mampu bekerja secara harmonis untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, direktur pemasaran PT Jetour Sales Indonesia, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Dia menjelaskan, teknologi i-DM dikembangkan untuk menciptakan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas. Hal ini bertujuan agar konsumen dapat menikmati setiap perjalanan dengan lebih percaya diri. Kendaraan ini mengintegrasikan mesin hybrid dedicated engine generasi kelima Acteco 1.5 TGDI.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dengan efisiensi termal mencapai 44,5%. Kombinasi ini memastikan performa yang responsif sekaligus konsumsi bahan bakar yang efisien. Tenaga dari mesin disalurkan melalui 3-speed dedicated hybrid transmission (3DHT) yang dipadukan dengan dual electric motor. Sistem gabungan ini menghasilkan tenaga sebesar 224 PS dan torsi 390 Nm.
Energi untuk penggerak listrik disimpan dalam baterai LFP CATL berkapasitas 18,4 kWh. Baterai ini juga mendukung fitur DC fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 27 menit. Dengan kombinasi teknologi hybrid dan efisiensi baterai, T2 i-DM mampu mencapai jarak tempuh lebih dari 1.200 km, bahkan dengan bodi besar khas Adventure SUV.
“Hal ini memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering berhenti mengisi daya maupun bahan bakar,” tegasnya.
Baterai CATL LFP yang digunakan pada Jetour T2 i-DM telah memenuhi berbagai standar keselamatan internasional dan mengantongi sertifikasi IP68. Sertifikasi ini menjamin ketahanan baterai dalam kondisi terendam air hingga kedalaman satu meter selama 48 jam. Selain itu, baterai ini dirancang untuk tahan terhadap tekanan hingga 10 ton.
Untuk perlindungan ekstra, sistem baterai dilengkapi fitur high voltage cut-off yang secara otomatis memutus aliran listrik dalam waktu 2 milidetik jika terdeteksi kondisi darurat. Hal ini bertujuan meminimalkan potensi risiko. Perlindungan tersebut diperkuat oleh struktur hardtop cage body monocoque yang menggunakan 80% high strength steel, termasuk 1.500 MPa hot formed steel.
Di sisi interior, kabin Jetour T2 i-DM dilengkapi layar sentuh 15,6 inci yang didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8155. Layar ini dipadukan dengan 10,25-inch digital instrument cluster untuk menciptakan antarmuka yang responsif dan mudah digunakan. Konektivitas semakin praktis dengan dukungan wireless Apple CarPlay & Android Auto serta fitur 4-zone voice control.
Melalui program fearless adventure, Jetour T2 i-DM ditawarkan dengan harga Rp688 juta.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.