— JAKARTA – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan kapabilitas keamanan siber di Indonesia.

Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan solusi dan layanan keamanan siber, dukungan terhadap pembangunan kapabilitas Security Operations Center (SOC), serta peningkatan kompetensi di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Melalui kemitraan ini, ITSEC Asia akan memanfaatkan pengalaman dan keahliannya di bidang keamanan siber untuk menjajaki peluang bersama PT INTI. Khususnya, kolaborasi ini dirancang untuk mendukung kebutuhan sektor badan usaha milik negara (BUMN) dan instansi pemerintahan.

Lebih lanjut, kerja sama ini membuka ruang bagi pengembangan kapabilitas keamanan siber yang komprehensif, menggabungkan solusi teknologi mutakhir, keahlian teknis mendalam, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyatakan bahwa kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan adopsi teknologi digital yang semakin meluas di berbagai sektor. Ia menekankan pentingnya kemampuan organisasi untuk melindungi infrastruktur dan data krusial mereka, serta memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang cakap dalam mengelola aspek keamanan tersebut.

“Melalui kerja sama dengan PT INTI, kami ingin mengeksplorasi bagaimana pengalaman dan kapabilitas ITSEC Asia di bidang cybersecurity dapat mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan, sekaligus membuka peluang pengembangan solusi dan kapabilitas keamanan siber yang lebih luas di Indonesia,” ujar Patrick dalam keterangan persnya, Jumat (24/7/2026).

Dalam aspek keahlian keamanan siber, ITSEC Asia berkomitmen menyediakan solusi, produk, teknologi, tenaga ahli, dan layanan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek yang disepakati. Dukungan ini dapat meliputi konsultasi teknis, pengembangan solusi, Proof of Concept (PoC), demonstrasi produk, implementasi, hingga dukungan teknis dan transfer pengetahuan.

Sementara itu, PT INTI akan berperan dalam mendukung pengembangan peluang bisnis serta membangun hubungan dengan calon pelanggan dan mitra strategis, terutama di lingkungan BUMN, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Kemitraan ini juga mencakup penjajakan pemanfaatan ruang di kantor pusat PT INTI untuk mendukung kegiatan pelatihan keamanan siber dan pengembangan fasilitas terkait keamanan siber serta SOC.

“Keamanan siber telah menjadi fondasi penting dalam transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan ITSEC Asia, PT INTI ingin memperkuat kapabilitas nasional dengan menghadirkan solusi keamanan siber yang lebih komprehensif, sekaligus membangun ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan sektor pemerintah, BUMN, maupun industri secara berkelanjutan,” tutur Herry Jasman, Direktur PT INTI (Persero).

Kompetensi Cybersecurity dan AI

Kolaborasi antara ITSEC Asia dan PT INTI juga diperkuat melalui peran ITSEC Cyber & AI Academy dalam pengembangan kompetensi di bidang cybersecurity dan AI.

ITSEC Cyber & AI Academy akan mendukung pengembangan dan penyelenggaraan program pelatihan, pendidikan, workshop, seminar, serta program pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI. Program-program ini akan dirancang berdasarkan kebutuhan organisasi dan peluang yang teridentifikasi bersama PT INTI.

ITSEC Cyber & AI Academy akan terlibat dalam penyusunan kurikulum, materi, dan modul pelatihan, serta menyediakan tenaga ahli, infrastruktur, dan platform yang dibutuhkan. Di sisi lain, PT INTI akan membantu identifikasi peluang program dan komunikasi dengan calon pelanggan serta mitra strategis, termasuk di lingkungan BUMN dan pemerintahan.

President Director ITSEC Cyber & AI Academy, Yulius C. Rusli, menyampaikan harapannya agar dapat mendukung pengembangan program pelatihan dan kompetensi yang lebih relevan dan aplikatif, sehingga peserta memiliki kemampuan yang siap diterapkan di lingkungan kerja.

“Kami berharap kolaborasi dengan PT INTI dapat memperluas kesempatan bagi BUMN dan instansi pemerintahan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan AI,” tambah Yulius.