Detak Media — JAKARTA – Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) melakukan penyegaran pada jajaran direksinya dengan mengangkat Yitzhak Nazareth sebagai direktur. Yitzhak, yang lahir pada tahun 1992, merepresentasikan generasi milenial di posisi pimpinan perusahaan. Penunjukan ini sekaligus menegaskan komitmen ICDX dalam mendorong regenerasi kepemimpinan di tubuh perusahaan.
Perubahan susunan direksi ini secara resmi berlaku efektif sejak 31 Juli 2026. Hal ini sejalan dengan pencatatan perubahan data dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jenderal Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor AHU-AH.01.09-0384346 tertanggal 31 Juli 2026.
Dengan adanya perubahan tersebut, susunan direksi ICDX kini terdiri dari Nursalam yang menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Yitzhak Nazareth dan Troydon Miranda yang keduanya menjabat sebagai Direktur.
Sebelum dipercaya menduduki posisi direktur, Yitzhak Nazareth sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary di ICDX. Posisi Corporate Secretary tersebut kini diisi oleh Yohanes Ferdinan Silaen.
Head of Strategic Communications ICDX, Podogiri Hatmoko, menegaskan bahwa perubahan susunan direksi ini tidak akan memberikan dampak pada agenda korporasi maupun operasional perusahaan yang sedang berjalan.
“Perubahan susunan direksi ini tidak mengubah berbagai agenda korporasi yang sedang berjalan. Kami memastikan kegiatan operasional bursa serta layanan kepada seluruh pemangku kepentingan tetap berjalan seperti biasa,” ujar Podogiri dalam keterangannya pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Podogiri, penunjukan Yitzhak sebagai direktur membawa perspektif baru bagi perusahaan. Langkah ini juga menunjukkan komitmen ICDX dalam membuka ruang bagi talenta muda yang kompeten untuk menduduki posisi strategis.
“Masuknya Yitzhak Nazareth sebagai Direktur memberikan angin segar bagi korporasi. Penunjukan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan ruang bagi generasi milenial yang memiliki kemampuan untuk menduduki jabatan puncak,” jelas Podogiri.
Dominasi Generasi Muda
Komitmen ICDX untuk merangkul generasi muda sejalan dengan komposisi sumber daya manusia di perusahaan yang memang didominasi oleh generasi muda. Saat ini, sekitar 50% karyawan ICDX berasal dari generasi milenial (Gen Y). Sebanyak 22% karyawan berasal dari generasi Z, dan sisanya 28% dari generasi X.
Sebagai penyelenggara bursa komoditas dan derivatif, ICDX menjalankan kegiatan operasionalnya di bawah pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Melalui regenerasi di level direksi ini, ICDX berharap dapat memperkuat inovasi, mempercepat transformasi bisnis, serta menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri perdagangan komoditas dan derivatif yang terus berubah.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.