Detak Media — JAKARTA – PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) melaporkan pendapatan sebesar Rp 363,6 miliar pada paruh pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan penurunan 30,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 521,7 miliar.
Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh keputusan perusahaan untuk tidak memperpanjang kontrak alokasi kamar (hotel allotment) pada beberapa hotel yang memiliki margin keuntungan rendah. HAJJ mengalihkan fokus dan sumber daya pada properti yang dinilai menawarkan tingkat profitabilitas lebih tinggi.
Meskipun terjadi penurunan pendapatan, Arsy Buana Travelindo berhasil mencatatkan peningkatan margin di seluruh lini profitabilitasnya. Laba kotor perseroan tercatat relatif stabil, yakni sebesar Rp 68,36 miliar, nyaris sama dengan Rp 69,76 miliar pada semester I-2025. Peningkatan signifikan terlihat pada margin laba kotor yang naik dari 13,37% menjadi 18,8%. Margin laba sebelum pajak (EBT) juga mengalami kenaikan dari 6,48% menjadi 8,02%.
Selain itu, margin laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) HAJJ meningkat dari 8,17% menjadi 10,17%. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik.
Segmen hotel masih menjadi kontributor utama pendapatan HAJJ, dengan porsi 89,9% dari total pendapatan pada semester I-2026. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan 92,76% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi ini menegaskan posisi kuat HAJJ dalam layanan alokasi kamar hotel di Makkah dan Madinah, serta basis pendapatan berulang yang solid.
Sejak tahun 2026, HAJJ juga mengambil alih pengelolaan penuh atas sebuah hotel di Madinah. Skema pengelolaan penuh ini membuka potensi perolehan margin yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem alokasi kamar secara parsial.
Direktur Utama Arsy Buana Travelindo, Saipul Bahri, menyatakan bahwa kinerja semester I-2026 merupakan bukti keberhasilan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas laba di tengah persaingan industri perjalanan religi. “Fokus pada segmen hotel bermargin tinggi dan disiplin biaya telah memperkuat posisi kami di pasar. Meski pendapatan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan ritme eksekusi kontrak, profitabilitas kami justru meningkat secara konsisten di seluruh lini. Ini membuktikan strategi kami mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas laba,” ujar Saipul.
Peningkatan margin ini didukung oleh pengendalian biaya operasional yang lebih ketat, terbukti dengan turunnya beban umum dan administrasi perseroan sebesar 26,55%. HAJJ juga menerapkan seleksi portofolio hotel yang lebih cermat, memprioritaskan properti dengan margin lebih tinggi. Strategi ini terbukti meningkatkan kualitas laba meskipun berasal dari basis pendapatan yang lebih ramping.
Direktur Keuangan Arsy Buana Travelindo, Agung Prabowo, menambahkan bahwa kinerja semester I-2026 menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam meningkatkan profitabilitas. “Kinerja semester I-2026 memperlihatkan efektivitas strategi kami dalam meningkatkan profitabilitas, dengan ekspansi margin yang konsisten di seluruh lini meski pendapatan lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” kata Agung.
Agung juga menilai bahwa dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah pada semester I-2026 masih dapat dikelola dan terkendali. Struktur biaya yang lebih ramping dan alokasi sumber daya yang tepat menjadi landasan penting bagi keberlanjutan kinerja perseroan.
Di tengah ketegangan geopolitik yang sempat meningkat di kawasan Timur Tengah pada awal 2026, HAJJ memastikan pelaksanaan layanan Umrah dan Haji sepanjang semester I tetap berjalan lancar dan aman bagi jamaah. Penyelenggaraan ibadah Haji dilaporkan berlangsung sesuai rencana tanpa hambatan berarti, sejalan dengan pernyataan resmi otoritas Arab Saudi.
HAJJ memperkirakan dampak ketegangan geopolitik terhadap kegiatan operasional perusahaan relatif terbatas dan terkendali. Perusahaan akan terus berkoordinasi dengan mitra serta otoritas terkait untuk memastikan keberlangsungan layanan Haji dan Umrah yang aman dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.