Detak Media — Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, meyakini bahwa masa peminjaman Ethan Nwaneri di Olympique Marseille, meskipun tidak berjalan mulus, akan menjadi pelajaran penting yang membuatnya tumbuh menjadi pemain yang lebih dewasa.
Nwaneri, yang baru berusia 19 tahun, kembali ke Arsenal setelah menjalani masa peminjaman selama setengah musim di klub Prancis tersebut, tepatnya dari Januari hingga akhir musim 2025/2026. Selama di Marseille, performanya terbilang kurang memuaskan.
Dalam 11 penampilannya di Ligue 1, Nwaneri hanya mampu mencetak dua gol dan memberikan satu assist. Ia juga kesulitan mendapatkan menit bermain yang cukup, hanya mengumpulkan total 322 menit bermain untuk tim berjuluk Les Olympiens tersebut.
Keputusan Arsenal untuk meminjamkan Nwaneri ke Marseille sempat menuai kritik. Banyak yang menilai keputusan tersebut membuat Nwaneri kehilangan momentum perkembangannya bersama Arsenal, terlebih ia harus menghadapi situasi yang sulit di klub barunya. Padahal, sebelum dipinjamkan, ia mulai mendapatkan kepercayaan dan menit bermain reguler di tim utama Arsenal.
Hal ini terlihat dalam laga uji coba terbaru melawan Girona, di mana Arsenal menang 4-1. Nwaneri tampil kurang meyakinkan dalam pertandingan tersebut, dan Arteta mengakui bahwa performa sang pemain dipengaruhi oleh pengalamannya di Marseille.
“Di lapangan, dia tidak [bekerja] dengan baik karena banyak hal terjadi di Marseille,” kata Arteta seperti dikutip dari Metro. “Namun ketika Anda melihatnya, Anda merasakan kedewasaannya dan dia tampak seperti orang yang berbeda.”
Meskipun demikian, Arteta tetap optimis. Ia percaya bahwa pengalaman buruk tersebut justru akan sangat berharga untuk karier Nwaneri ke depannya. “Pengalaman itu, di atas kertas, tidak ideal tetapi saya pikir dia telah melalui sesuatu yang akan sangat membantu dalam kariernya,” jelasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.