Detak Media — JAKARTA – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) memberikan sinyal positif terkait rencana pembagian dividen kepada para pemegang saham. Komitmen ini akan terealisasi setelah laba ditahan perseroan kembali positif.
Director of Strategy and Corporate Development Fore Kopi Indonesia, M. Fahmi Rachmatullah, menjelaskan bahwa pembagian dividen merupakan salah satu agenda yang akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Tapi, karena hari ini retained earning kami masih negatif, kami belum bisa melakukan pembagian dividen sampai retained earning positif dulu,” ujarnya dalam acara Business Update bertajuk ‘Navigating Growth’ di Pacific Place, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Fahmi optimistis jika kinerja FORE terus berjalan sesuai jalur, laba ditahan perseroan dapat kembali positif pada tahun depan. Optimisme ini didukung oleh performa solid di paruh pertama tahun 2026.
Pada semester I-2026, emiten yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut ini mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 52% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi jumlah gerai aktif yang meningkat 44% YoY.
Selain itu, EBITDA melesat 65% YoY menjadi Rp216 miliar dari Rp131 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Marjin EBITDA juga tercatat melebar menjadi 21,5% dari 19,7% pada semester I-2025. Laba bersih pun tumbuh 34% YoY menjadi Rp56,5 miliar, naik dari Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspansi Gerai Terus Berlanjut
Dalam upaya memperluas jangkauan pasar, perseroan terus melanjutkan ekspansi gerai. Selama semester I-2026, lebih dari 40 gerai baru telah dibuka, dengan lebih dari 40% di antaranya berlokasi di kota-kota Tier 2 dan Tier 3.
Langkah ini mencerminkan meningkatnya permintaan akan pengalaman kopi premium di pasar-pasar tersebut, sekaligus menunjukkan konsistensi manajemen FORE dalam merealisasikan penggunaan dana hasil IPO sesuai strategi yang telah ditetapkan. Hingga semester I-2026, total gerai aktif di bawah Fore Coffee Indonesia mencapai 363, meningkat dari 259 pada semester I-2025.
Bersama dengan 10 gerai aktif Fore Donut dan 4 gerai aktif Fore Coffee Singapura, jaringan Grup kini mencakup 377 gerai di lebih dari 60 kota. FORE menargetkan penambahan total 100 gerai baru per tahun untuk Fore Coffee maupun Fore Donut hingga tahun 2030, dengan modal ekspansi berasal dari dana hasil IPO.
Khusus dari segmen Fore Donut, perseroan telah membuka 8 gerai baru selama semester I-2026 dan berencana melanjutkan ekspansi agresif, termasuk debut di kota baru seperti Surabaya. Ke depannya, Fore Donut akan hadir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, diikuti dengan pembukaan gerai di Bandung, yang diharapkan semakin memperluas jangkauan merek ini di pasar-pasar utama Indonesia.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.