Detak Media — Zurich – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dikabarkan menghadapi tuntutan pembayaran dana bantuan jutaan dolar Amerika Serikat dari kota-kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Janji bantuan tersebut, yang disebut belum terpenuhi, menjadi sorotan setelah turnamen akbar tersebut berakhir.
Empat perwakilan eksekutif dari kota-kota penyelenggara di Amerika Serikat dilaporkan telah meminta FIFA untuk merealisasikan janji dana bantuan tersebut. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik kota-kota mana saja yang mengajukan tuntutan, isu ini mencuat ke permukaan.
Menurut laporan, FIFA sebelumnya menjanjikan dana warisan sebesar 1 juta dolar AS, atau sekitar Rp18 miliar, kepada setiap kota di Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Dana ini dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur terkait sepak bola serta mendukung berbagai proyek sosial di kota-kota tersebut.
Para pejabat kota yang bersangkutan mengklaim bahwa janji ini awalnya disampaikan secara lisan oleh anggota manajemen senior FIFA dan terus diulang dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya. Hingga kini, FIFA sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait komitmen pemberian dana bantuan tersebut.
Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah utama Piala Dunia 2026, bersama Kanada dan Meksiko. Terdapat 10 kota di AS yang menjadi lokasi pertandingan, meliputi Seattle, San Francisco, Los Angeles, Dallas, Kansas City, Atlanta, Philadelphia, Miami, Boston, serta New York/New Jersey.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dilaporkan mendatangkan keuntungan finansial yang signifikan bagi FIFA, mencapai 15 miliar dolar AS. Angka ini merupakan peningkatan dua kali lipat dibandingkan keuntungan yang diraih pada edisi Piala Dunia 2022.
Tuntutan pembayaran dana bantuan dari kota-kota penyelenggara ini menambah daftar isu yang dihadapi FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino. Sebelumnya, Presiden FIFA asal Swiss tersebut juga menuai kritik terkait proposal penjualan saham Piala Dunia.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.