— JAKARTA – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) terus memperkuat struktur permodalan internalnya melalui aksi korporasi yang dilakukan jajaran pimpinannya. Menyusul langkah Komisaris Utama BAIK, Yeni Isnawati, kini giliran Direktur Utama Nanang Suherman yang turut memborong saham perusahaan sebanyak 100 ribu lembar.

Pembelian saham oleh Nanang Suherman ini menambah total akumulasi ratusan ribu saham yang telah dibeli oleh kedua petinggi perseroan tersebut. Aksi beli saham yang beruntun ini menjadi penegasan komitmen penuh jajaran manajemen dalam upaya menjaga stabilitas harga saham di pasar modal. Langkah ini juga sekaligus menunjukkan keyakinan kuat manajemen terhadap fundamental bisnis perseroan yang terus menguat di tengah ekspansi yang gencar.

Nanang Suherman menyatakan bahwa aksi pembelian saham ini didasarkan pada perhitungan matematis mengenai potensi bisnis perseroan di masa depan. Ia menilai bahwa saham BAIK saat ini masih berada di bawah nilai sebenarnya atau undervalue, terutama jika melihat proyeksi kinerja dan rencana strategis yang akan dijalankan.

“Aksi beli saham ini adalah komitmen konkret direksi dan pemilik untuk mengawal pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan,” ungkap Nanang pada Kamis (30/7/2026).

Optimisme yang ditunjukkan oleh pimpinan perseroan ini tercermin dari berbagai inisiatif ekspansi yang sedang berjalan secara masif, baik di sektor hulu maupun hilir. Di sisi hilir, perseroan berupaya memperluas penetrasi pasar ritel dan e-commerce melalui kolaborasi dengan tokoh publik seperti Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, dan Dewa Eka Prayoga. Selain itu, terdapat pula rencana ekspansi jaringan coffee tenant di halte TransJakarta.

Sementara itu, di sektor hulu, BAIK melakukan penguatan rantai pasok dengan pembangunan pabrik sterilisasi modern, menjalin kemitraan pasokan telur dalam jumlah besar di Semarang, serta menargetkan pembinaan terhadap 1.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Aksi akumulasi saham yang berkelanjutan dari pimpinan tertinggi perusahaan ini memberikan sinyal positif yang sangat kuat kepada para investor publik. Langkah beruntun yang dilakukan oleh Yeni Isnawati dan Nanang Suherman ini mempertegas optimisme manajemen bahwa nilai pasar perseroan akan terus bergerak positif seiring dengan realisasi pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan di masa mendatang.