— JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) mencatat lonjakan pengguna layanan digitalnya, BYOND by BSI, yang kini telah menembus angka 10 juta. Pertumbuhan pesat ini mayoritas didominasi oleh segmen generasi muda.

Transformasi digital menjadi kunci utama BSI dalam mendorong pertumbuhan nasabah baru. Pengembangan fitur dan produk inovatif yang adaptif, seperti layanan perbankan emas (bullion bank) melalui Tabungan BSI Gold, berkontribusi signifikan. Layanan ini memungkinkan nasabah memulai investasi emas dengan nominal terjangkau mulai dari Rp50.000. Inovasi ini berhasil mendongkrak jumlah pengguna bullion bank hingga melonjak 700% secara tahunan (year on year/yoy).

Selain perbankan emas, BSI juga mengoptimalkan ekosistem haji dan umrah sebagai ciri khas bank syariah. Melalui BYOND, pembukaan rekening Tabungan Haji kini dapat dilakukan dengan mudah. Hingga Mei 2026, total Tabungan Haji BSI tercatat mencapai Rp16,25 triliun, menunjukkan pertumbuhan 17,15% (yoy). Angka ini menjadi kontributor positif bagi kinerja dana pihak ketiga (DPK) BSI yang mencapai Rp372 triliun, tumbuh 16,74% (yoy).

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, jumlah nasabah BSI meningkat tajam hingga mencapai 24 juta. “Kuncinya adalah transformasi digital yang terus dikembangkan dan inovasi produk yang dinamis. Hal ini kami perkuat melalui BYOND yang semakin diminati segmen anak-anak muda,” ujar Wisnu, Jumat (7/8/2026).

Saat ini, BYOND by BSI telah hadir dalam versi 1.3.0 dengan lima fitur baru. Fitur-fitur ini meliputi antarmuka baru (new interface) dan akses cepat (quick access) untuk pengajuan pembiayaan, fitur Nabung Rutin Haji, Hasanah Card, layanan Gadai dari Cicil Emas Lunas, serta OOB video banking. Dengan pembaruan ini, masyarakat dapat dengan praktis melakukan transaksi finansial dan spiritual, mulai dari mempersiapkan dana ibadah haji hingga melakukan gadai emas.

Wisnu menambahkan bahwa digitalisasi terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja bisnis perseroan. “Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman dan inklusif,” tuturnya.

Melalui BYOND, nasabah memiliki akses ke berbagai layanan praktis, termasuk pembukaan rekening, investasi emas, pembiayaan, serta fitur sosial dan spiritual seperti ZISWAF, pencarian lokasi masjid, dan penunjuk arah kiblat. Fitur pembukaan tabungan haji dengan setoran awal Rp100.000 juga menjadi salah satu yang paling diminati.

Dalam setahun terakhir, inovasi-inovasi tersebut turut mendorong peningkatan transaksi BYOND hingga lebih dari 395 juta, naik 45% (yoy). Nilai transaksinya sendiri menembus Rp450 triliun, meningkat 43% secara tahunan.