— PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pembiayaan perumahan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini mencakup penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas, sebagai bagian dari transformasi perseroan dalam ekosistem Danantara Indonesia dan dukungan terhadap program sejuta rumah.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan bahwa transformasi yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada penciptaan dampak sosial. “Kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki rumah yang layak, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Bagi BTN, keberhasilan bukan hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kehadiran BTN,” ungkap Nixon dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).

Sebagai bank yang telah membiayai lebih dari 6 juta unit rumah sejak tahun 1976, BTN terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama pemerintah dalam penyediaan pembiayaan perumahan. Perseroan mengandalkan berbagai inovasi pembiayaan, digitalisasi layanan melalui aplikasi Balé by BTN, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat akses masyarakat terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Komitmen inklusivitas ini diwujudkan melalui pembiayaan yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Salah satu penerima manfaat adalah Suprati, seorang penyandang disabilitas yang bekerja sebagai tukang servis jam di kawasan Ilir Barat, Palembang. Melalui fasilitas KPR BTN, Suprati bersama keluarganya akhirnya dapat memiliki rumah pertama setelah bertahun-tahun tinggal di rumah kontrakan.

“Memiliki rumah sendiri adalah impian saya sejak lama. Saya bersyukur BTN memberikan kesempatan kepada saya untuk mewujudkannya. Sebagai penyandang disabilitas, saya merasa diperlakukan sama dan diberikan kesempatan yang sama untuk memiliki rumah,” kata Suprati.

BTN menilai kisah Suprati menjadi bukti bahwa akses pembiayaan perumahan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang ekonomi. Perseroan menegaskan akan terus mengembangkan layanan perbankan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Ke depan, BTN akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki hunian layak sekaligus mendukung percepatan realisasi program 3 juta rumah yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.