Detak Media — JAKARTA – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), sebuah perusahaan pertambangan multi-mineral asal Indonesia, menjalin kolaborasi strategis dengan SAP, perusahaan teknologi informasi global. BRMS secara resmi mengadopsi SAP GROW, sebuah solusi yang dirancang untuk memodernisasi proses bisnis dan mengakselerasi pertumbuhan perusahaan di tengah lanskap industri pertambangan yang dinamis.
Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menyatakan bahwa di era kompleksitas operasional yang meningkat dan tuntutan akan organisasi yang lincah serta transparan, fondasi digital yang modern menjadi krusial. “Keberadaan digital core modern menjadi fondasi yang sangat penting bagi perusahaan,” kata Sianto dalam keterangan pers, Kamis (6/8/2026).
Sianto menambahkan, dengan mengadopsi SAP GROW, BRMS membangun landasan digital yang kokoh. Solusi ini dilengkapi dengan kapabilitas AI yang terintegrasi, proses bisnis standar berdasarkan praktik terbaik (best practice), serta fitur yang dirancang khusus untuk industri pertambangan. “Hal ini memungkinkan BRMS menyederhanakan operasional, meningkatkan visibilitas bisnis, sekaligus membuka jalan menuju autonomous enterprise,” jelas Sianto.
Lebih lanjut, Sianto memaparkan bahwa otomatisasi cerdas akan mendukung pengambilan keputusan yang adaptif dan berbasis data, serta mendorong inovasi berkelanjutan seiring pertumbuhan perusahaan. Sebagai bagian dari transformasi ini, BRMS juga mengimplementasikan SAP S/4HANA Cloud Public Edition. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan data operasional yang terpusat dengan visibilitas secara real-time terhadap aktivitas bisnis.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola, transparansi, konsistensi proses, dan kualitas pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi. Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk, Agoes Projosasmito, menegaskan komitmen perusahaan. “BRMS berkomitmen untuk terus memperkuat kapabilitas operasional kami guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri pertambangan,” ungkapnya.
Pasca implementasi, BRMS akan fokus pada stabilisasi sistem dan optimalisasi operasional. Ke depannya, perusahaan berencana memperluas pemanfaatan solusi SAP ke berbagai area bisnis lain. Ini termasuk finance, enterprise asset management (EAM), dan human resources (HR), demi memperkuat fondasi digital yang menopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.