— PT Asuransi BRI Life kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar asuransi jiwa di Indonesia. Hingga Juli 2026, BRI Life berhasil meraih empat penghargaan prestisius di tingkat nasional dan internasional. Penghargaan ini mencakup pencapaian dalam inovasi teknologi, pertumbuhan bisnis, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta keberlanjutan kinerja bisnis.

Salah satu penghargaan yang diraih adalah “Top Digital Application Insurance” dalam ajang ‘JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026’. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen dan konsistensi BRI Life dalam melakukan transformasi digital yang berfokus pada peningkatan pengalaman nasabah. Inovasi layanan ekosistem digital yang mulus dan penguatan daya saing perusahaan di industri asuransi jiwa menjadi faktor penentu.

Division Head of Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution, menyampaikan bahwa penghargaan ini memotivasi seluruh Insan BRI Life untuk terus mengakselerasi transformasi digital. Hal ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan asuransi yang lebih mudah diakses, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI Life untuk terus menghadirkan inovasi digital yang memberikan kemudahan, kenyamanan, dan perlindungan optimal bagi seluruh nasabah. Kami percaya bahwa transformasi digital bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman terbaik bagi pelanggan melalui layanan yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi,” ujar Ade dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Selanjutnya, BRI Life menerima penghargaan “Domestic Life Insurer of the Year” dalam ajang “Insurance Asia Awards 2026 by Charlton Media Group” di Singapura. Penghargaan ini mengakui keberhasilan BRI Life dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat, memperkuat fundamental keuangan, memperluas jangkauan perlindungan kepada masyarakat, serta menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Penghargaan internasional ini menjadi bukti kredibilitas BRI Life sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan daya saing kuat, standar layanan yang terus berkembang, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan perlindungan jiwa yang dihadirkan.

Dari sisi tata kelola, BRI Life juga meraih penghargaan pada ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026 sebagai “Corporate Governance Ethic in Expanding Protection Access through Products and Service Innovation (life insurance category)”. Penghargaan ini menegaskan komitmen BRI Life dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan berlandaskan prinsip kewajaran. Implementasi GCG yang konsisten menjadi fondasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan penguatan kepercayaan pemegang polis, mitra bisnis, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Ade, penerapan Good Corporate Governance bukan sekadar kepatuhan regulasi, melainkan telah menjadi budaya perusahaan untuk mendorong inovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa.

Pada akhir Juli, WartaEkonomi.co.id Research and Consulting juga memberikan penghargaan “Indonesia Public Relation Top Leader 2026 for Driving Corporate Reputation Through Innovation and Strategic Engagement” (Category: Life Insurance) kepada BRI Life. Penghargaan ini diberikan kepada Ade Nasution atas keunggulannya dalam mengelola reputasi organisasi, menjalankan komunikasi strategis yang bertanggung jawab, serta adaptif, visioner, dan berintegritas dalam mendukung keberhasilan organisasi.

Dengan fondasi keuangan yang kuat, inovasi digital berkelanjutan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik, BRI Life optimistis dapat terus memperkuat daya saing dan berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi serta inklusi keuangan nasional.

“Seluruh penghargaan yang diraih ini menjadi cerminan atas komitmen BRI Life dalam menghadirkan perusahaan asuransi jiwa yang terpercaya, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, sekaligus mendukung pembangunan industri jasa keuangan Indonesia yang semakin tangguh dan berkelanjutan,” tutup Ade.