Detak Media — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI terus mengakselerasi transformasi bisnisnya guna memperkuat daya saing. Langkah ini dilakukan seiring dengan penguatan ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Transformasi yang telah berjalan sebelumnya kini semakin mudah dijalankan melalui penyelarasan strategi, penguatan tata kelola, serta implementasi sejumlah program prioritas yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan nilai. Sebagai bagian dari IDSurvey, BKI telah melaksanakan berbagai inisiatif transformasi untuk meningkatkan kapabilitas teknis dan kualitas layanan.
Kehadiran Danantara menjadi momentum penting untuk melanjutkan kesinambungan transformasi dengan arah strategis yang lebih terintegrasi. Penguatan arah transformasi ini tercermin dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 yang telah diselaraskan dengan strategi holding. BKI juga telah menetapkan sejumlah program strategis sebagai prioritas.
Dengan pendekatan ini, transformasi BKI tidak hanya berfokus pada perbaikan internal, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang pertumbuhan baru serta memperkuat posisi perusahaan di tingkat nasional dan global.
Tiga “Iconic Moves” Strategis BKI
Dalam rangka mempercepat target tersebut, BKI menjalankan tiga program strategis yang disebut “Iconic Moves”.
Pertama, BKI menargetkan menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS). Keanggotaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengakuan internasional, memperkuat kapabilitas teknis, dan memperluas daya saing di pasar global.
Kedua, BKI memanfaatkan teknologi citra satelit resolusi tinggi. Pemanfaatan ini dikembangkan untuk menciptakan layanan berbasis geospasial sekaligus memperluas portofolio bisnis perusahaan.
Ketiga, BKI menjalankan strategi “Go Global” dengan rencana pembukaan kantor cabang di Tiongkok. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional dan memperkuat jejak BKI di kancah global.
Sejalan dengan itu, BKI juga menetapkan “Map Production Center” sebagai salah satu Program Unggulan. Program ini secara spesifik mendukung agenda strategis Pemerintah dalam penyediaan layanan pemetaan dan informasi geospasial untuk pembangunan nasional.
Penguatan Tata Kelola dan Kinerja
Keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari jumlah program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap kinerja dan daya saing perusahaan. Untuk itu, BKI memperkuat tata kelola transformasinya melalui penetapan Key Operational Metrics serta monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi program strategis.
Ke depan, BKI akan terus mempercepat transformasi dengan mengoptimalkan kekuatan yang telah dibangun. Penguatan bisnis inti, pengembangan teknologi, digitalisasi proses, serta ekspansi ke pasar internasional akan menjadi pilar utama strategi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri dan menangkap peluang pertumbuhan baru.
“Dengan dukungan penguatan ekosistem BUMN melalui Danantara dan sinergi strategi bersama IDSurvey, BKI optimistis dapat melanjutkan transformasi dengan fondasi yang lebih kuat dan arah yang semakin fokus. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BKI untuk tumbuh sebagai perusahaan yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi industri nasional dan perekonomian Indonesia,” sebut keterangan resmi BKI.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.