— PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) terus memperkuat strategi pengembangan layanan perbankan digital syariah melalui perluasan ekosistem dan peningkatan fitur aplikasi. Perseroan mengandalkan integrasi dengan lebih dari 25.000 gerai Alfamart Group untuk mempermudah akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat.

Head of Marketing & Growth Bank Aladin Syariah Dwiyoga Kartiko Utomo menyatakan, pengembangan aplikasi perseroan tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga menghadirkan layanan yang makin relevan dengan kebutuhan nasabah sehari-hari. Menurutnya, Bank Aladin Syariah akan terus meningkatkan pengalaman pengguna, mengembangkan berbagai fitur digital, serta memperluas kolaborasi dengan mitra strategis guna membangun ekosistem layanan keuangan syariah yang lebih terintegrasi.

“Kami percaya bahwa layanan digital yang baik bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perbankan yang sederhana, aman, dan bernilai bagi setiap nasabah. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan solusi keuangan syariah digital yang semakin terintegrasi,” jelas Yoga dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

Perseroan juga mengembangkan strategi offline-to-online (O2O) dengan menggandeng berbagai mitra dari sektor ritel, lembaga keuangan, hingga organisasi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, layanan perbankan syariah diharapkan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

Saat ini aplikasi Bank Aladin Syariah menyediakan berbagai layanan digital, mulai dari pembukaan rekening secara daring, transaksi harian, tabungan berbasis tujuan melalui fitur Ala Impian, deposito syariah, pembayaran berbagai tagihan, pembelian pulsa dan paket data, hingga pembelian token listrik.

Nasabah juga dapat melakukan tarik dan setor tunai tanpa kartu melalui jaringan mitra strategis, termasuk lebih dari 25.000 gerai Alfamart Group, serta melakukan penarikan tunai tanpa kartu di jaringan ATM BCA.

Perseroan menilai penguatan ekosistem tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas inklusi keuangan syariah digital sekaligus meningkatkan keterlibatan nasabah dalam memanfaatkan layanan perbankan digital.

Strategi digital tersebut turut menopang pertumbuhan bisnis perseroan. Hingga kuartal II-2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun. Jumlah nasabah terdaftar juga telah melampaui 3,9 juta pengguna.

Dari inovasi yang dilakukannya, Bank Aladin Syariah menerima penghargaan Top Digital Application Syariah Banking pada ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026. Perseroan menyatakan apresiasi tersebut menjadi salah satu pengakuan atas upaya pengembangan layanan digital yang dilakukan secara berkelanjutan, meski fokus utama perusahaan tetap pada peningkatan kualitas layanan dan perluasan akses keuangan syariah bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi pada aplikasi Bank Aladin Syariah agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tandas Yoga.