— Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi sorotan untuk perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. KB Valbury Sekuritas merilis analisisnya mengenai potensi keuntungan bagi investor yang berencana melakukan trading saham BBRI.

KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham BBRI. Investor disarankan untuk masuk pada kisaran harga Rp 3.000 hingga Rp 3.040 sebagai entry price. Untuk perdagangan harian, target harga yang ditetapkan adalah Rp 3.070.

Secara teknikal, level resistance atau batas atas pergerakan harga saham BBRI berada di Rp 3.070, sementara level support atau batas bawahnya adalah Rp 3.000. KB Valbury Sekuritas mengingatkan investor untuk berhati-hati jika harga menembus Rp 3.000 dan menyarankan stop loss di level Rp 2.930.

Dalam jangka menengah, KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham BBRI dengan target harga menggunakan metode Gordon Growth Model (GGM) sebesar Rp 4.010. Target harga ini setara dengan price to book value (P/B) sebesar 1,8 kali untuk proyeksi tahun 2026, menunjukkan bahwa saham BBRI saat ini diperdagangkan pada valuasi yang sangat terjangkau.

Potensi katalis positif bagi saham BBRI meliputi pertumbuhan kredit yang diprediksi lebih tinggi dari ekspektasi. Hal ini, ditambah dengan penyesuaian imbal hasil kredit yang moderat, dapat membantu net interest margin (NIM) melampaui panduan tahun 2026.

Di sisi lain, JP Morgan juga mulai menunjukkan pandangan positif terhadap saham BBRI seiring dengan adanya perbaikan yang signifikan. Perusahaan riset ini telah melakukan upgrade rekomendasi saham BBRI dengan target harga yang moderat.

Menurut riset JP Morgan, BBRI memiliki keunggulan dalam bisnis kredit mikro yang berkontribusi besar pada profitabilitasnya. Meskipun sempat mengalami pemburukan aset yang menghambat profitabilitas, kini masalah tersebut mulai diperbaiki melalui upaya internal dan dukungan program pemerintah yang menyasar masyarakat bawah.

JP Morgan memprediksi konsensus pasar akan segera merevisi proyeksi kinerja keuangan BBRI. Valuasi BBRI yang masih murah menjadi katalis kuat yang diprediksi dapat mendorong reli sahamnya.

JP Morgan meng-upgrade saham BBRI menjadi overweight dengan target harga Rp 3.400. Target harga ini didasarkan pada asumsi P/B wajar 1,2 kali dengan proyeksi Return on Equity (ROE) 17,4%, tingkat suku bunga bebas risiko (risk free rate) 7%, biaya modal 15,4%, dan tingkat pertumbuhan terminal (terminal growth rate) 7%.