Detak.media — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir menunjukkan pengaruh signifikan dari sejumlah saham unggulan. Sepuluh saham ini menjadi penggerak utama yang membentuk dinamika pasar modal Indonesia.
Tiga besar saham yang memberikan kontribusi terbesar terhadap IHSG didominasi oleh sektor perbankan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin dengan sumbangan 32,6 poin terhadap IHSG. Saham BMRI mencatat kenaikan harga 9,8% dengan kapitalisasi pasar saham publik (market capitalization free float/MCFF) mencapai Rp 159,1 triliun.
Menyusul di belakangnya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang berkontribusi 26,4 poin terhadap IHSG. Kenaikan harga saham BBCA tercatat sebesar 4,8% dengan MCFF senilai Rp 248,5 triliun. Posisi ketiga ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan kontribusi 26,2 poin. Saham BBRI mengalami kenaikan 6,4% dengan MCFF sebesar Rp 188,5 triliun.
Selain ketiga bank besar tersebut, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga memberikan pengaruh besar dengan sumbangan 18,1 poin. AMMN mencatat kenaikan harga 12,2% dan memiliki MCFF sebesar Rp 72,2 triliun. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyusul dengan kontribusi 16,6 poin, kenaikan 7,2%, dan MCFF Rp 106,7 triliun. Sementara itu, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 13 poin dengan kenaikan harga 7,1% dan MCFF Rp 85 triliun.
Saham-saham lain yang turut memengaruhi pergerakan IHSG meliputi PT Astra International Tbk (ASII) yang berkontribusi 11,8 poin dengan kenaikan harga 6% dan MCFF Rp 90,3 triliun. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) memberikan kontribusi 11,3 poin dengan kenaikan harga 35,5% dan MCFF Rp 18,8 triliun.
Selanjutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang 9,6 poin dengan kenaikan harga 7,8% dan MCFF Rp 57,5 triliun. Terakhir, PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat memberikan kontribusi 6 poin dengan kenaikan harga 8,3% dan MCFF Rp 34,2 triliun.
Saham ‘Top Gainers’ Cetak Kenaikan Signifikan
Periode perdagangan 13-17 Juli 2026 juga diwarnai oleh lonjakan harga pada sejumlah saham yang masuk dalam daftar ‘top gainers’ atau ‘top cuan’. Saham-saham ini mencatatkan kenaikan harga terbesar, bahkan ada yang melonjak hingga 138,2% dalam sepekan.
PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) memimpin daftar ‘top gainers’ dengan kenaikan impresif sebesar 138,2%. Harga saham AGAR melonjak dari Rp 505 menjadi Rp 2.120.
Saham lain yang menunjukkan kinerja positif adalah PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melejit 77% menjadi Rp 386, PT First Media Tbk (KBLV) yang melonjak 69,1% menjadi Rp 137, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang meningkat 59,7% menjadi Rp 29.225.
Selain itu, PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) tercatat terdongkrak 46,6% menjadi Rp 151. PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) menguat 44,15% menjadi Rp 1.355, sementara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menguat 35,5% menjadi Rp 705.
Daftar ‘top gainers’ lainnya mencakup PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik 35,5% menjadi Rp 725, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) meningkat 35% menjadi Rp 216, dan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) terkerek 34% menjadi Rp 197.
Secara keseluruhan, IHSG mengalami kenaikan sebesar 4,24% selama sepekan, ditutup pada level 6.175,5 dari posisi 5.924,3 pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga turut meningkat 3,95% menjadi Rp 10.749 triliun, bertambah Rp 409 triliun dari pekan sebelumnya.
Ikuti Detak.media
