Detak Media — PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat melalui program energi bersih. Kali ini, fokusnya adalah Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari di kawasan Subak Sembung, Denpasar, Bali.
Perusahaan menyalurkan bantuan berupa tiga unit traktor listrik dan satu unit mesin perontok padi (dores) listrik. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Sabar Yudo Suroso bersama Komisaris Wanti Waranei F. Mamahit.
Sabar Yudo Suroso menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya bertujuan menyediakan akses energi, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi yang dapat menciptakan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap alat dan mesin pertanian (alsintan) ini dapat membantu kegiatan operasional petani, mempercepat pengolahan lahan dan hasil pertanian, serta mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat,” ujar Sabar.
Uma Palak Lestari merupakan kelompok binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai yang menjadi bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina. Program ini melibatkan sekitar 35 anggota kelompok yang bergerak di bidang pertanian, pengolahan produk lokal, dan pengembangan ekowisata.
Masyarakat di kawasan tersebut mengembangkan berbagai komoditas pertanian, seperti bawang, cabai, tomat, sayuran, bunga telang, hingga produk olahan ikan lele, yang menjadi sumber penghasilan tambahan. Selain itu, Uma Palak Lestari juga mengoptimalkan potensi energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro bernama Si Uma. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas produktif masyarakat, termasuk penerangan jalan usaha tani.
Koordinator Program Uma Palak Lestari, Wayan Segadanom, menyambut baik bantuan alsintan listrik tersebut. Ia mengatakan, bantuan ini semakin memperkuat sarana pendukung pertanian yang telah dimiliki kelompok. “Dengan tambahan alat ini, pengolahan tanah yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat menjadi lebih cepat. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi waktu dan biaya pengolahan lahan sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efektif,” kata Wayan.
Pertamina Patra Niaga terus mendorong pemanfaatan energi untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 2 tanpa kelaparan, tujuan 7 energi bersih dan terjangkau, serta tujuan 8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.