— Pemain veteran Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, belum memiliki kepastian mengenai kapan dirinya akan gantung sepatu. Namun, sebelum mengakhiri kariernya di dunia sepak bola, Mkhitaryan memiliki satu keinginan besar yang ingin ia raih, yaitu memenangi trofi Liga Champions.

Pemain asal Armenia ini akan berusia 38 tahun saat kontraknya bersama Inter Milan berakhir pada musim panas tahun depan. Kontrak tersebut berpotensi menjadi yang terakhir dalam perjalanan kariernya yang gemilang.

Sepanjang kariernya di level tertinggi sepak bola, Mkhitaryan telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi. Ia pernah merasakan gelar Piala Liga bersama Manchester United, juara Conference League bersama AS Roma, serta meraih dua gelar Scudetto dan Coppa Italia bersama Inter Milan.

Meskipun demikian, lemari trofi Henrikh Mkhitaryan masih terasa belum lengkap tanpa adanya gelar Liga Champions. Ia tercatat pernah menjadi finalis sebanyak dua kali, di mana Inter Milan harus puas menjadi runner-up pada musim 2022/2023 setelah kalah dari Manchester City, dan kembali menjadi runner-up pada musim 2024/2025 usai takluk dari PSG.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan musim depan menjadi musim terakhirnya, Mkhitaryan menjawab, “Aku tidak tahu.” Ia menambahkan, “Mustahil bisa memutuskannya sekarang. Aku harus mencari tahu bagaimana perasaanku di akhir musim nanti. Di usiaku sekarang, percuma membuat rencana jangka panjang.”

Mantan bintang Borussia Dortmund ini mengungkapkan ambisinya. “Ada banyak hal yang seharusnya bisa kulakukan lebih baik. Liga Champions. Itu saja. Aku ingin sekali memenangi Liga Champions. Aku nyaris mendapatkannya dua kali, mungkin cepat atau lambat aku akan sampai ke sana,” ujar Mkhitaryan kepada Gazzetta dello Sport.

Inter Milan sendiri gagal menembus babak gugur Liga Champions musim lalu setelah tersandung di babak playoff. Musim ini, fase grup Liga Champions dijadwalkan akan dimulai pada bulan September.