— Mantan bintang sekaligus direktur Real Madrid, Predrag Mijatovic, memberikan peringatan keras kepada Vinicius Junior mengenai masa depannya di klub. Isu masa depan Vinicius mencuat menyusul rumor ketertarikan dari Arsenal.

Vinicius Junior, bintang sepak bola asal Brasil, kini hanya memiliki sisa kontrak satu tahun bersama Los Blancos. Sang pemain dikabarkan ingin memperpanjang masa baktinya, namun dengan syarat tuntutan gaji yang lebih tinggi.

Permintaan Vinicius untuk kenaikan gaji yang signifikan, dari 17,5 juta euro per tahun (sekitar Rp 362 miliar) menjadi minimal 30 juta euro (sekitar Rp 620,6 miliar) per tahun, tampaknya menjadi kendala. Real Madrid dikabarkan enggan memenuhi permintaan tersebut karena berpotensi mengganggu keseimbangan finansial klub. Di sisi lain, Arsenal dikabarkan siap memenuhi tuntutan gaji tinggi Vinicius dan menjadikannya pemain sentral dalam skema permainan tim.

Mijatovic meyakini bahwa Vinicius Junior akan menyesal jika memutuskan untuk meninggalkan Santiago Bernabeu. Menurutnya, bertahan di Real Madrid, bahkan sebagai pemain cadangan, tetap lebih baik daripada menjadi pemain inti di klub lain.

“Lebih baik menjadi pilihan kedua di Real Madrid, bahkan seandainya kamu berada di belakang Kylian Mbappe, daripada menjadi pilihan pertama di tim lain di dunia,” ujar Mijatovic kepada El Larguero di Cadena SER.

Ia menambahkan, “Ini persis apa yang bisa terjadi kepada Vinicius atau pemain lain yang telah pergi: Anda pergi dengan perasaan kesal, marah karena Anda merasa tidak dihargai, dan lain-lain. Semua cerita seperti ini sudah saya dengar sebanyak 1.500 kali.”

Mijatovic melanjutkan, “Dan kemudian, Anda bertemu dengan pemain yang sama 20 hari atau sebulan kemudian di London, Paris, atau di mana pun, dan hal pertama yang dia katakan adalah ‘Oh Tuhan, betapa kelirunya aku’, dan itu semua demi 2-3 juta euro. Itu memang uang yang banyak, tapi dengan 20 juta euro Anda menjalani hidup yang persis sama,” katanya, merujuk pada rumor kepindahan Vinicius ke Arsenal.